
Genteng rumah warga di Jalan Pakis Gang II, Kecamatan Sawahan, Surabaya, berserakan seusai diterjang hujan angin, Selasa malam (3/2). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bukan hanya menumbangkan puluhan pohon, hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Surabaya pada Selasa sore (3/2), juga mengakibatkan rumah-rumah warga rusak.
Salah satunya rumah milik Dini Ariyanti, 41 tahun, warga Jalan Pakis Gang II Nomor 10, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Ia tak menyangka hujan deras dan angin kencang sore itu merusak genteng di rumahnya.
"Nggak ada tanda apa-apa, mbak. Memang sore tadi hujan dan anginnya kencang banget, terus tiba-tiba ada bunyi 'brakkk', itu genteng-genteng rumah sudah jatuh dan pecah," ucap Dini kepada JawaPos.com, Selasa malam (3/2).
Ia bercerita beberapa saat sebelum kejadian, dirinya sedang duduk santai di teras rumah. Karena hujan yang semakin deras dan angin yang semakin kencang, Dini memutuskan untuk masuk rumah.
"Nggak ada lima menit setelah saya masuk rumah itu genteng rubuh, ya sekitar pukul 15.30 WIB. Suami saya lihat memang ada pusaran angin sampai pohon depan rumah bergoyang kencang," imbuhnya.
Setelah kejadian, terlihat pecahan genteng dan ranting pohon berserakan di depan halaman rumah Dini. Beruntung, tak ada korban luka-luka dalam insiden ini. Kerusakan rumah pun tergolong ringan.
Di sisi lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan dampak hujan angin Selasa sore cukup signifikan. Setidaknya ada 5 rumah warga yang dilaporkan rusak.
"Data sementara per Selasa (3/2) pukul 20.00 WIB, bencana hidrometeorologi atau cuaca ekstrem menumbangkan 33 pohon, 8 titik genangan, dan merusak 5 rumah warga," turur Linda dalam keterangannya, Selasa (3/2).
Lima rumah warga yang dilaporkan mengalami rusak akibat terjangan hujan angin, di antaranya rumah tempat usaha berukuran 10 x 12 meter kubik di Jalan Widodaren No.10, Sawahan, Kecamatan Sawahan.
"Kami menerima laporan pukul 16.17 WIB. Satu korban luka-luka atas nama Mohammad Saiin, 38 tahun, kondisinya sadar namun mengalami close Fraktur kaki kanan). Korban dirujuk ke RS Soewandi," imbuhnya.
Kemudian di Kecamatan Bubutan, sebanyak 3 rumah warga juga dilaporkan rusak, yakni di Jalan Tembok Sayuran I No.17, Tembok Dukuh, Jalan Margorukun II No.14, RT.007/RW.02, Gundih, dan Jalan Koblen Kidul No.18, Gundih.
"Kami juga mendapat laporan rumah warga di Jalan Kupang Segunting III No.34, RT.003/RW.02, DR. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, rusak. Jadi memang hujan angin ini terjadi merata di wilayah Surabaya," pungkas Linda.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
