
PERMUKAAN MULAI DIBETON: Kondisi terakhir flyover Tarik di Desa Kedinding, Sidoarjo, Kamis (1/6).
JawaPos.com – Tiga flyover dibangun tahun ini di Sidoarjo. Yakni, flyover di Tarik, Krian, dan Aloha. Ketiganya ditarget selesai akhir tahun nanti dan bisa langsung digunakan.
Di Tarik, girder balok beton untuk permukaan flyover mulai dipasang. Badan flyover tampak berdiri kokoh meski belum semuanya selesai. Pekerja kini menuntaskan pemasangan gelagar beton di bagian turunan.
Di flyover Krian juga sama. Fondasi dan pemasangan tiang pancang sudah selesai. Kini petugas masih memasang erection girder atau balok beton ke atas tumpuan jembatan.
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Flyover Krian dan Flyover Tarik Bachruni Aryawan mengatakan, flyover di Tarik dan Krian ditarget selesai akhir tahun ini. ’’Dua flyover itu saat ini sudah terbangun 60 persen lebih,’’ katanya.
Prediksinya, flyover Tarik selesai lebih cepat daripada Krian karena lebih pendek. Flyover Tarik dibangun mirip huruf U dengan panjang mencapai 412,5 meter. Sedangkan flyover Krian dibangun sepanjang 700 meter.
’’Keduanya ditargetkan akhir Desember selesai. Tapi, ini flyover Tarik sepertinya lebih cepat karena tidak begitu panjang,’’ kata Bachruni.
Dia mengatakan, sampai saat ini pembangunan berlangsung lancar dan progres sesuai target. Hanya, khusus di flyover Krian, sampai saat ini masih ada rekayasa lalu lintas pada malam hari saat pemasangan girder.
Jalan Moh. Yamin dan Kyai Mojo harus ditutup mulai pukul 21.00 hingga 04.00 sampai akhir Agustus mendatang. ’’Karena alat berat butuh manuver, area jalan digunakan untuk operasi alat beratnya,’’ katanya.
Selain dua flyover itu, flyover Aloha ditarget bisa selesai dan digunakan pada akhir tahun nanti. Meski, progres pembangunannya tidak sebanyak flyover Krian dan Tarik.
Manajer Konstruksi Flyover Aloha Muhammad Sadikin mengatakan, saat ini flyover Aloha sudah terbangun 50 persen lebih. Dia menilai akhir tahun nanti belum bisa tuntas 100 persen, tapi targetnya bisa digunakan.
’’Pada libur Natal dan tahun baru, targetnya flyover bisa digunakan meskipun belum 100 persen. Kekurangannya, seperti pekerjaan minor, diselesaikan awal tahun depan,’’ ujarnya.
Prinsipnya, saat kendaraan padat saat libur akhir tahun, flyover tersebut bisa digunakan. Sebab, flyover itu sangat vital, terutama untuk warga yang akan ke Bandara Internasional Juanda. Dia mengatakan, pihaknya kini menuntaskan seluruh pemasangan pilar atau pier flyover.
’’Mulai di titik P1.B sampai P5B, semua sedang kita kerjakan strukturnya,’’ kata Sadikin. Mulai pengerjaan pile cap, pier kolom, hingga pier head dan pier lainnya. ’’Saat ini pekerjaan di lapangan fokus pada struktur seluruh pier sampai pier head,’’ katanya. (uzi/c7/any)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
