
Yuone Heinzel, pemuda 20 tahun asal Desa Lebaniwaras, Wringinanom, Gresik, ditangkap karena berjualan sabu. (Ludry Argo/JawaPos.com)
JawaPos.com-Nasib apes menimpa Yuone Heinzel, pemuda 20 tahun asal Desa Lebaniwaras, Wringinanom, yang mungkin mengira bisnis gelapnya bakal lancar-lancar saja asal tidak banyak gaya. Sayangnya, gaya nongkrong di warung sambil bawa sabu ternyata cukup untuk membuatnya masuk radar Satreskoba Polres Gresik.
Laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan Heinzel di sebuah warung di Jalan Raya Wringinanom membuat polisi turun tangan. Begitu digeledah, petugas menemukan 1 poket sabu siap edar yang ia simpan rapi—meski tidak serapi alasan kenapa ia masih berada di TKP. "Tersangka hendak bertransaksi menggunakan sistem ranjau," ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani.
Setelah ditarik ke pinggir untuk diinterogasi, Heinzel akhirnya buka suara. Ternyata ia sudah sebulan berdagang “bumbu instan kebahagiaan palsu” ini, yang konon banyak dicari para pekerja malam. "Kami lanjutkan penggeledahan ke rumahnya," lanjut Yani.
Hasilnya? Jackpot. Polisi menemukan 8 klip sabu siap edar di bawah kasur—tempat persembunyian yang ironi sekali, mengingat fungsinya harusnya untuk tidur, bukan untuk menaruh masa depan kelam. Total barang bukti 9,116 gram berhasil diamankan, lengkap dengan handphone, motor, dan uang tunai Rp 1,4 juta hasil usaha gelap tersebut.
"Tersangka ini terindikasi kaki tangan jaringan Surabaya. Masih kami dalami," ujar Yani, sembari barangkali bertanya dalam hati bagaimana seseorang bisa kerja sambilan sebagai penjaga warkop dan pengedar sabu sekaligus.
Heinzel pun akhirnya angkat bicara soal motifnya. Ternyata ia nekat berjualan sabu karena gaji penjaga warung tak mencukupi. “Jual paket hemat Rp 350 ribu, buat kebutuhan sehari-hari,” akunya.
Menambah pedih, ia bahkan mengaku mendapat jatah sabu gratis untuk dikonsumsi sendiri. Bonus yang jelas tidak bisa diuangkan, apalagi menyelamatkannya dari jeratan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.
Bukan tambahan penghasilan yang ia dapat, melainkan tambahan pasal dan pengalaman hidup yang kemungkinan tidak akan ia lupakan seumur hidup. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022