
Seorang pria berinisial FLBN, 28 tahun, tega mengabisi nyawa perempuan diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS, 32 tahun. (Humas Polsek Gedangan)
JawaPos.com - Di kamar hotel kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, seorang pria berinisial FLBN, 28 tahun, tega mengabisi nyawa perempuan diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS, 32 tahun.
Alasannya miris, pelaku takut ditagih biaya layanan booking out (BO) yang disepakati bersama, yakni sebesar Rp 4,5 Juta. FLBN mengaku saat itu tak membawa uang sama sekali.
"Kejadiannya Hari Jumat (14/11) sekitar 01.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Gedangan pada pukul 04.00 WIB," tutur Kapolsek Gedangan, AKP Anak Agung Gede Putra Wismawa, Senin (17/11).
Kisah tragis ini bermula saat pelaku menghubungi korban melalui aplikasi MiChat pada Rabu (12/11). Keduanya lalu melakukan open BO dan sepakat bertemu dengan biaya layanan Rp 4,5 juta.
SS diketahui merupakan warga Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang tinggal di indekos kawasan Sedati, Sidoarjo, sementara FLBN adalah warga Lowokwaru, Kota Malang yang tinggal di kawasan Waru, Sidoarjo.
"Jadi tanggal 12 itu di-cancel. Selanjutnya pada kamis (13/11) sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku menghubungi lagi korban dan melanjutkan Open BO dengan kesepakatan harga masih tetap Rp 4,5 Juta," imbuhnya.
Pelaku dan korban kemudian bertemu di hotel yang disepakati bersama. Korban dan pelaku asyik ngobrol di dalam kamar hingga sekitar pukul 21.00 WIB, mereka melakukan hubungan badan yang pertama.
Mereka lalu melakukan hubungan badan kedua pada pukul 23.00 WIB. Sempat tertidur, pada Jumat (14/11) pukul 01.00 WIB, pelaku bangun dan merayu korban untuk melakukan hubungan badan yang ketiga, sesuai kesepatan.
"Namun karena saat itu pelaku tidak membawa uang sama sekali, ia takut setelah melakukan hubungan badan nantinya ditagih terkait pembayaran, pelaku pun mencekik korban hingga tak sadarkan diri," terang AKP Agung.
Tak berhenti di situ, pelaku bekap korban menggunakan bantal. Menyadari korban sudah tak sadarkan diri, pelaku menggunakan baju dan berupaya melarikan diri. Sayangnya, upacara tersebut tak berjalan sesuai rencananya.
"Saksi beteriak meminta tolong petugas untuk mengamankan pelaku yang saat itu sudah di parkiran hotel. Pelaku diamankan ke Polsek Gedangan, sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong," tukasnya. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
