Ilustrasi: mayat. Ogah Disentuh Tengah Malam, Istri Tewas Dicekik Suami
JawaPos.com - Kasus pembunuhan seorang perempuan yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS, 32 tahun, di kamar hotel kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, menyita perhatian publik.
Terlebih, pelaku yang tega menghabisi nyawa SS adalah FLBN, pria berusia 28 tahun yang menggunakan layanan booking out (BO). Polisi bergerak cepat untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Kanit Forensik Pusdik Bhayangkara Porong, Aipda Djoko Poerwanto, menyebut luka-luka yang ditemukan pada tubuh SS mengindikasikan kematian yang tidak wajar, yakni adanya benturan keras benda tumpul di bagian leher.
“Dari hasil pemeriksaan dalam (terhadap korban), ditemukan resapan darah pada lemak leher, ditemukan resapan darah pada otot besar leher. Tulang lidah teraba patah,” ujarnya, dikutip dari Radar Sidoarjo, Jawa Pos, Selasa (18/11).
Selain itu, terdapat juga luka robek di punggung sebelah kiri. Luka-luka yang ditemukan di tubuh korban, lanjut Djoko, mengarah pada adanya kekerasan dengan benda tumpul yang dilakukan oleh pelaku.
“Sebab kematian karena kekerasan tumpul pada leher yang menutup jalannya nafas sehingga korban mati lemas,” imbuhnya. Hal ini sesuai dengan pengakuan pelaku yang mencekik korban dengan kedua tangannya.
Kronologi singkat
Kisah tragis ini bermula saat pelaku menghubungi korban melalui aplikasi MiChat pada Rabu (12/11). Keduanya lalu melakukan open BO dan sepakat bertemu dengan biaya layanan Rp 4,5 juta.
Dengan harga tersebut, keduanya sepakat untuk melakukan hubungan suami istri sebanyak 3 kali. Namun pada 12 Nopember, korban dan pelaku gagal bertemu karena cuaca ekstrem hujan deras.
"Kejadiannya Hari Jumat (14/11) sekitar 01.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Gedangan pada pukul 04.00 WIB," tutur Kapolsek Gedangan, AKP Anak Agung Gede Putra Wismawa, Selasa (18/11).
Setelah melakukan hubungan badan tiga kali, pelaku tiba-tiba mencekik dan menutup muka korban dengan bantal, hingga tak sadarkan diri. Alasannya miris, pelaku takut ditagih karena tak membawa uang.
Pelaku juga sempat mencoba melarikan diri tetapi berhasil diamankan petugas keamanan di area parkir hotel. Meski awalnya menyangkal, FLBN akhirnya tak bisa menghindar karena bukti-bukti yang dikumpulkan polisi kuat.
"Awalnya pelaku tidak mengakui telah melakukan penganiayaan atau pembunuhan, namun setelah di tunjukan dengan saksi - saksi dan barang bukti yang di amankan, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya," pungkas AKP Agung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022