
Salah satu hotel di kawasan Gedangan, Sidoarjo, yang menjadi TKP pembunuhan PSK. (Humas Polsek Gedangan)
JawaPos.com - Kasus pembunuhan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS, 32 tahun di sebuah hotel kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, sedang menjadi perbincangan publik.
Pelaku yakni FLBN, 27 tahun, warga Malang, tega menghabisi nyawa korban setelah menggunakan jasa booking out (BO). Insiden tragis ini terjadi pada Jumat (14/11) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kepada polisi, pelaku mengaku motif membunuh korban karena takut ditagih biaya jasa layanan open BO sebesar Rp 4,5 Juta. Sementara saat itu, dirinya tidak membawa uang tunai sama sekali.
“Benar (pelaku tidak membawa uang sejak awal saat bertemu dengan korban di hotel kawasan Gedangan),” tutur Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Patria ketika dikonfirmasi, Selasa (18/11).
Diketahui SS merupakan warga Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang tinggal di indekos kawasan Sedati, Sidoarjo, sementara FLBN adalah warga Lowokwaru, Kota Malang yang tinggal di indekos kawasan Waru, Sidoarjo.
Keduanya berkenalan melalui aplikasi MiChat hingga akhirnya melakukan open BO dengan kesepakatan Rp 4,5 juta. "(Pelaku ini sehari-hari bekerja sebagai) Freelance cleaning service," imbuh Iptu Patri.
Kronologi singkat
Kisah tragis ini bermula saat pelaku menghubungi korban melalui aplikasi MiChat pada Rabu (12/11). Keduanya lalu melakukan open BO dan sepakat bertemu dengan biaya layanan Rp 4,5 juta.
Dengan harga tersebut, keduanya sepakat untuk melakukan hubungan suami istri sebanyak 3 kali. Namun pada 12 Nopember, korban dan pelaku gagal bertemu karena cuaca ekstrem hujan deras.
"Kejadiannya Hari Jumat (14/11) sekitar 01.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Gedangan pada pukul 04.00 WIB," tutur Kapolsek Gedangan, AKP Anak Agung Gede Putra Wismawa, Selasa (18/11).
Setelah melakukan hubungan badan tiga kali, pelaku tiba-tiba mencekik dan menutup muka korban dengan bantal, hingga tak sadarkan diri. Alasannya miris, pelaku takut ditagih karena tak membawa uang.
Pelaku juga sempat mencoba melarikan diri tetapi berhasil diamankan petugas keamanan di area parkir hotel. Meski awalnya menyangkal, FLBN akhirnya tak bisa menghindar karena bukti-bukti yang dikumpulkan polisi kuat.
"Awalnya pelaku tidak mengakui telah melakukan penganiayaan atau pembunuhan, namun setelah di tunjukan dengan saksi - saksi dan barang bukti yang di amankan, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya," pungkas AKP Agung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022