
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri dan kedua anaknya saat menghadiri uji coba operasional "Surabaya Night Zoo" di KBS pada Minggu (22/5/2023) malam. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com - Kebun binatang malam atau night zoo yang saat ini sedang dilakukan uji coba operasional jelang peluncuran pada awal Juni mendatang merupakan bagian dari pengembangan wisata baru di Kota Surabaya, Jawa Timur, dikutip dari ANTARA.
Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya John Thamrun di Surabaya, Selasa, mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang kini telah melakukan uji coba kebun binatang malam.
Baca Juga: Berkas Kasus Mario Dandy Tak Kunjung Rampung, Begini Penjelasannya
"Kami menilai inovasi ini sebagai upaya jajaran direksi PDTS KBS untuk meningkatkan kinerja yang ada," katanya.
Menurut dia, apa yang menjadi ide dari Dirut PDTS KBS juga merupakan salah satu upaya untuk bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
Baca Juga: Indonesia vs Argentina, Berharap La Albiceleste Datang Bersama Messi
"Yang lebih penting ini bisa menjadi wahana wisata baru di Kota Surabaya," ujarnya.
Selain itu, kata dia, kebun binatang malam ini juga memberikan ruang bagi warga Surabaya untuk berwisata di Kota Surabaya.
"Terutama bagi anak anak remaja untuk mendapatkan wawasan pendidikan tentang alam. Ini juga bisa mengurangi kenakalan anak anak remaja di Surabaya," ucapnya.
Baca Juga: Bareng Turnamen E-Sports, Infinix Segera Luncurkan Seri Hot Terbaru
Hal senada juga disampaikan anggota Komisi B Lainnya, Zuhrotul Mar'ah. Ia mengatakan, jika kebun binatang malam menjadi salah satu pengembangan wisata dari KBS yang biasanya dibuka pagi hingga sore hari.
"Saya sangat mengapresiasi dan ini bagus," katanya.
Meski demikian, ia memberikan beberapa catatan antara lain terkait keamanan di kawasan di Jalan Setail Surabaya.
Baca Juga: Pemprov Jatim Raih Enam Penghargaan Kearsipan 2023
Selain itu, kata dia, pengunjung yang masuk terbagi dalam kelompok harus ada pendamping atau pemandu. Menurutnya, pengunjung yang terbagi dalam kelompok antara 10 sampai 15 orang ini dipandu oleh 2 orang dari KBS
"Satu orang bertugas menceritakan tentang satwa satwa malam dan satu orang lainnya bertugas jaga di belakang. Hal itu untuk mengantisipasi supaya pengunjung tidak terpisah dari kelompok atau rombongannya," katanya.
Dirut PDTS KBS, Khoirul Anwar sebelumnya mengatakan, uji coba operasional ini belum sepenuhnya selesai karena masih ada beberapa ajang yang disiapkan saat peluncuran pada awal Juni mendatang.
Baca Juga: Alasan Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Bertahan
Karena itu dia berpikir untuk mulai mengenalkan ke masyarakat dalam menikmati petualangan malam di KBS dengan paket-paket pilihan. Bisa menikmati satwa nokturnal saat di KBS dengan lembaga konservasi yang lain.
Menurutnya, dalam kebun binatang malam itu nantinya pengunjung akan dibatasi per grup 25 orang dengan durasi waktu keliling 45-60 menit sesuai paket yang telah dipesan. Untuk masuk ke sana harus mendaftar dulu.
"Disediakan pilihan jam dan tanggal. Ada paket, ada makan malam, ada permainan, dan lainnya. Harga tiket Rp100 ribu-Rp150 ribu untuk promosi awal saat mulai buka. Nanti akan buka setiap hari Sabtu dan Minggu saja, tidak setiap hari," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
