
Argentina
JawaPos.com - Harapan Shin Tae-yong (STY), pelatih timnas Indonesia, agar skuadnya bisa berhadapan dengan pemain-pemain kelas dunia segera terwujud. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengonfirmasi tim nasional mereka bakal datang ke Jakarta pada 19 Juni mendatang. Kini, tinggal berharap pelatih Lionel Scaloni turut menyertakan sang megabintang Lionel Messi dalam lawatannya.
Kepastian kedatangan La Albiceleste –julukan timnas Argentina– tersebut dirilis melalui website resmi AFA kemarin (22/5). ”Timnas yang dipimpin Lionel Scaloni akan bermain pada Juni mendatang di Tiongkok dan Indonesia. Pertandingan persahabatan dikonfirmasi. Pada 15 Juni, Argentina akan bertanding melawan Australia di Beijing. Lalu, pada 19 Juni, Argentina akan bertanding melawan Indonesia di Jakarta.” Begitu pengumuman yang ditulis AFA.
Agenda pertemuan timnas Indonesia melawan Argentina sebenarnya disusun sejak lama. Bermula dari keikutsertaan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam Kongres FIFA di Rwanda pada 16 Maret lalu. Di acara itu, menteri BUMN tersebut dikabarkan bertemu dengan petinggi AFA. Sehari berselang (17/3), Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali memberikan isyarat bahwa Argentina bisa saja menjadi lawan uji coba skuad Garuda pada FIFA Matchday Juni.
Meski demikian, hingga kemarin belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai agenda laga melawan Argentina. Sumber di internal PSSI menyebutkan, Erick Thohir akan menyampaikannya sepulang dari Jepang. ”Nanti 24 Mei ada preskon bersama ketua umum,” ucap sumber tersebut.
Secara terpisah, asisten pelatih timnas senior Nova Arianto berharap La Albiceleste membawa para pemain terbaiknya ke Indonesia. Termasuk Lionel Messi. Kehadiran Messi diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi skuad Garuda. ”Saya berharap Argentina menampilkan skuad terbaiknya. Dengan demikian, kami bisa berhadapan dengan pemain-pemain kelas dunia,’’ ucap mantan pemain Persib Bandung itu.
SELEBRASI: Jordi Amat (tengah) menciptakan gol penyama kedudukan ke gawang Burundi pada injury time di Stadion Patriot Candrabhaga tadi malam. Itu adalah gol perdana Jordi Amat untuk Indonesia. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Jelang pertandingan FIFA Matchday periode Juni, timnas Indonesia akan memulai persiapan pada awal Juni. Indonesia akan menghadapi dua pertandingan internasional. Selain Argentina, lawan lainnya adalah Palestina. Pertandingan itu akan digelar pada 14 Juni di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. ”Rencananya, kami mulai pemusatan latihan pada 5 atau 6 Juni,” ungkap Nova.
Sementara itu, Nine Sport melalui CEO-nya, Arif Putra Wicaksono, membantah sebagai promotor yang mendatangkan timnas Argentina ke Indonesia. Arif menjelaskan, Nine Sport memang sempat mengikuti bidding. ”Tapi, sejauh ini bukan (Nine Sport yang menjadi promotornya). Jujur, saya juga baru tahu (Argentina akan datang) setelah AFA meng-update di Twitter,” ujar Arif.
Meski demikian, pria yang sempat mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI itu menilai, kedatangan Argentina akan membawa keuntungan besar bagi Indonesia. Dari sisi bisnis, misalnya. Masyarakat pencinta sepak bola Indonesia akan sangat antusias melihat bintang-bintang dunia dari Argentina. Apalagi, Argentina berstatus juara dunia setelah mengalahkan Prancis di final Piala Dunia Qatar 2022. ”Apalagi, timnas Indonesia baru saja meraih medali emas di ajang SEA Games 2023 Kamboja,” ungkap Arif.
Dia meyakini Argentina akan datang bersama para bintangnya. Termasuk Messi. Sebab, harga mendatangkan Argentina diyakini sangat mahal. ”Saya tidak tahu pasti berapa deal harganya. Yang tahu harga pasti yang tanda tangan. Tapi, dengan harga yang mahal, seharusnya Argentina datang dengan bintang-bintangnya,” tegas Arif.
Kehadiran bintang-bintang Argentina juga diyakini membuat masyarakat Indonesia rela merogoh kocek yang dalam untuk bisa nge-war tiket.
Di bagian lain, Rizky Ridho Ramadhani, kapten timnas U-22 saat meraih medali emas di ajang SEA Games 2023 Kamboja, mendapat apresiasi berupa bonus uang tunai dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, kampus tempatnya menempuh pendidikan tinggi. Saat ini Ridho duduk di bangku semester 2 prodi manajemen. ”Ini kebijakan kami untuk atlet yang berprestasi. Kebetulan kami dikenal sebagai kampus atlet,” kata Rektor UM Surabaya Dr Sukadiono. (fiq/ayu/c17/fal)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
