
Ilustrasi petugas damkar Kabupaten Gresik memadamkan kebakaran. Kabupaten Gresik hanya punya 4 pos damkar. (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus kebakaran di Kabupaten Gresik setiap tahunnya cukup tinggi. Kejadian kebakaran itu menimpa rumah penduduk, lahan kosong, gudang, hingga pabrik.
Namun, kondisi tersebut tak berbanding lurus dengan fasilitas pemadam kebakaran. Sejauh ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik hanya memiliki empat pos damkar.
Dalam kondisi tersebut, mereka harus menangani seluruh wilayah Kabupaten Gresik yang luasnya lebih dari 1.100 km.
Keempat pos tersebut meliputi Kota, Kecamatan Menganti, kecamatan Dukun, dan Kecamatan Driyorejo.
"Pos Menganti itu baru dibangun. Sekarang, jika ada kebakaran, paling tidak butuh waktu 39 menit sampai 1 jam untuk sampai ke lokasi," ucap Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono.
Pihaknya mencatat, sejak awal tahun 2025, kasus kebakaran di Gresik mencapai 235 kejadian. Sedangkan, sepanjang tahun 2024, terdapat 492 kasus kebakaran.
"Titik yang perlu ditambah itu seperti di Benjeng atau Balongpanggang untuk mencakup kawasan tersebut," imbuhnya.
Komisi III DPRD Gresik sependapat dengan kebutuhan itu. Apalagi, di Kota Pudak tergolong daerah yang padat penduduk dan banyak industri, baik yang taat maupun tidak.
"Kita contoh kebakaran pabrik di Menganti tahun lalu, ternyata di sana alat pemadam tidak ada. Kalau industri besar, saya yakin punya sendiri, tapi yang industri menengah ke bawah ini yang tidak punya," ucap Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi.
Tambahan pos damkar dan mobil itu untuk mengantisipasi kejadian yang setiap tahunnya tercatat ratusan kali.
Pengadaan mobil pemadam kebakaran terakhir dilakukan tahun 2017 silam. Saat ini, mobil-mobil itu perlu diperbaharui.
Politisi PKB itu menyebut bahwa titik yang perlu ditambah meliputi Benjeng, Balongpanggang, Duduksampeyan, dan Gresik Utara.
"Komisi III sepakat idealnya Gresik memiliki delapan titik pos. Tapi masalahnya, alokasi anggaran di Damkar memang kecil," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
