Tim SAR membawa kantong jenazah berisi tubuh korban meninggal di reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo senin (6/10) malam. Sudah 66 Korban meninggal ditemukan. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pasca operasi SAR bencana non alam runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup, perhatian publik beralih ke proses identifikasi para korban di Rumah Sakit Bhayangkara.
Kabiddokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Khusnan mengatakan hingga saat ini, sebanyak 62 kantong jenazah korban Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, sudah diterima oleh RS Bhayangkara Surabaya.
Dari jumlah itu, sebanyak 17 jenazah korban berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, melalui pencocokan Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM).
"Total kantong jenazah yang masuk Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya 62. Tentang masalah isinya, (ada yang utuh atau full body) ada beberapa bagian tubuh, body partnya ada tujuh,' tutur Kombes Pol Khusnan, Selasa (7/10).
Saat ini, Tim DVI Polda Jawa Timur sedang mengidentifikasi 50 jenazah dengan kondisi utuh yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara Surabaya. Sebanyak 57 sampel DNA dikirim ke laboratorium milik Mabes Polri.
"Jam 1 nanti dikirim terakhir. Mudah-mudahan di sana (Ponpes Al Khoziny Sidoarjo) tidak ada pengiriman lagi kantong jenazah," sambungnya.
Adapun korban runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny yang telah teridentifikasi merupakan para santri berusia 13-19 tahun, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Kronologi Singkat
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak
dalam reruntuhan bangunan.
Hingga Selasa (7/10) pukul 10.45 WIB, korban dalam bencana non alam ini mencapI 171 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 67 korban meninggal dunia, termasuk 7 body part.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
