Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Oktober 2025 | 23.45 WIB

Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Bertambah, 5 Jenazah Ditemukan Jumat Siang, Total 10 Orang Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit.  (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Lima korban berhasil dievakuasi dalam operasi pencarian runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, hingga Jumat siang (3/10). Kelima korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit mengatakan hari ini, korban kelima berhasil dievakuasi petugas pada pukul 14.00 WIB, ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

"Tadi pada pukul 14.00 WIB juga ditemukan korban ke-5, sehingga total pada hari ini, korban ditemukan 5 orang dan semua dalam kondisi meninggal dunia," tutur Nanang di Posko Darurat, Jumat (3/10).

Korban kelima ditemukan di zona A3 (bagian atas). Nanang menyebut lima korban meninggal yang berhasil dievakuasi hari ini, belum diketahui pasti identitasnya. Sebab proses identifikasi petugas DVI Polda Jatim. 

"Sehingga kalau dijumlahkan secara keseluruhan, korban yang ditemukan (hingga Jumat siang) adalah 113 orang, terdiri dari 103 korban dalam kondisi selamat dan 10 korban dalam kondisi meninggal dunia," imbuhnya.

Berikut daftar lima korban yang ditemukan hari ini, data per Jumat (3/10) pukul 14.00 WIB:
1. Mr. X, ditemukan pukul 07.30 WIB di tempat wudu zona A2
2. Mr. X, ditemukan pukul 07.36 WIB di tempat wudu zona A2
3. Mr. X, ditemukan pukul 10.17 WIB di bagian timur zona A2
4. Mr. X, ditemukan pukul 11.34 WIB di zona A4
5. Mr. X ditemukan pukul 14.00 WIB di zona A3.

Sebagai informasi, ada empat zona dalam operasi pencarian hari kelima, yakni zona A1 (dekat pintu keluar), zona A2 (bagian belakang dan berhadapanl langsung dengan dinding asrama), zona A3 (bagian atas), dan Zona A4 (disamping kanan A1, di bawah reruntuhan beton).

"Proses evakuasi masih terus berlangsung, dan pembersihan puing tetap difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama," tukas Nanang.

Kronologi Singkat 
Bangunan Musala tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. Insiden tragis ini terjadi saat santri Pondok Pesantren Al Khoziny sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua.

Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunana. Puluhan santri diduga masih terjebak dalam reruntuhan. Tim SAR pun terus berupaya mengevakuasi korban dengan menggunakan alat berat (ekskavator dan crane). (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore