
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan keluarga yang menjadi korban kebakaran dugaan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) di Lontar, Sambikerep, ter-cover biaya perawatan dan pengobatan. Diketahui kasus dugaan KDRT tersebut, menimpa satu keluarga di Dukuh Bulu, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, pada Jumat (14/4) dini hari.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai menggelar pertemuan bersama Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/5).
”Saya matur nuwun (terima kasih) sama Pak Kapolrestabes terkait dengan warga yang dibakar suami siri di Sambikerep. Itu alhamdulillah dengan penanganan Pak Kapolrestabes Surabaya yang cepat, prosesnya juga sudah berjalan,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya Eri mengungkapkan, sebelumnya dia bersama Kapolrestabes Surabaya telah mendiskusikan terkait kasus tersebut. Termasuk pula berkaitan dengan biaya perawatan dan pengobatan luka bakar korban di RSUD Soetomo Surabaya.
”Alhamdulillah terkait biaya yang disampaikan, biayanya ditanggung sendiri itu tidak. Karena sebenarnya biaya itu dibiayai RSUD Soetomo dan pemerintah kota,” ungkap Eri.
Wali Kota Eri juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan RSUD Soetomo Surabaya. ”Kami yang di pemerintah kota juga memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya,” kata Eri.
Selama ini Pemkot Surabaya terus memonitor kasus tersebut. Kasus di Sambikerep tersebut, biaya perawatan korban tidak bisa di-cover menggunakan BPJS Kesehatan.
”Karena memang tidak bisa seperti itu ditanggung BPJS. Tapi kita sudah berbicara dengan RSUD Soetomo dan kita sudah sampaikan kepada keluarga (korban) agar tidak usah bingung, karena (biaya) sudah ditanggung pemerintah. Jadi itu yang kita lakukan bersama Pak Kapolrestabes Surabaya,” jelas Eri.
Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada Kapolrestabes Surabaya karena terus menjaga kondusivitas di Kota Pahlawan. Termasuk pula dalam penyelesaian kasus-kasus seperti di Sambikerep.
Kasus dugaan KDRT menimpa satu keluarga pada Jumat (14/5) dini hari. S, 53, yang merupakan suami korban, tega membakar N, 36, istri sirinya. Tak hanya itu, S juga membakar dua anak tirinya, DR, 22; dan AB, 8; di rumah korban di Jalan Dukuh Bulu, Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
