
Pengelola Ciputra Hospital Surabaya menyebut peminat vaksinasi melalui home care terus tumbuh. (Istimewa)
JawaPos.com-Tren vaksinasi home care terus meningkat. Layanan yang memudahkan masyarakat untuk mendapat vaksin tanpa harus ke rumah sakit itu kini makin banyak diminati. Terutama kelompok usia 50 tahun ke atas yang menjadi sasaran utama vaksinasi.
Manager Medis Ciputra Hospital Surabaya dr. Johanez Tanzil menyebut bahwa peminat vaksinasi melalui home care terus tumbuh. Rata-rata 3 sampai 5 pasien per bulan, kebanyakan lansia.
"Mereka tidak perlu repot datang ke rumah sakit, cukup kami yang datang,” jelas Johanez Tanzil, Minggu (6/7).
Layanan itu mencakup area Surabaya Barat seperti Citraland, Pakuwon, dan Graha Family, dengan transportasi gratis. Masyarakat mulai sadar pentingnya vaksin setelah mendengar pengalaman keluarga atau kerabat.
Hanya saja, menurut dia, sosialisasi masif perlu dilakukan. Karena upaya pencegahan sangat penting.
Dokter Wisnu Triadi N., SpDV, spesialis kulit dan kelamin Ciputra Hospital menjelaskan, infeksi cacar air hanya terjadi sekali di awal, tapi virusnya tetap menetap dalam tubuh.
"Bisa aktif kembali terutama saat imunitas menurun," tutur Wisnu Triadi.
Risiko tertinggi muncul pada usia 50 tahun ke atas, sehingga vaksin direkomendasikan untuk kelompok ini. Di Ciputra Hospital, pasien berusia belasan hingga 30-an tahun juga tercatat pernah terinfeksi.
Biasanya karena imunitas sedang drop atau ada komorbid seperti diabetes, kanker, hingga pasien yang menjalani kemoterapi. Bahkan, orang sehat tanpa penyakit penyerta pun bisa terkena, meski peluangnya lebih kecil.
Vaksin bisa diberikan mulai usia 18 tahun untuk mereka yang punya risiko tinggi. Dosisnya dua kali suntikan. Vaksin ini bisa menurunkan risiko kekambuhan herpes zoster, bahkan hingga 90 persen.
Komitmen untuk memperluas akses vaksin juga datang dari pihak industri. dr. Johan Wijoyo, Head of Medical Adult Vaccine GSK, menyebut pihaknya aktif mendukung edukasi dan penyediaan vaksin.
“Kami ingin mendorong masyarakat lebih sadar pentingnya vaksinasi dewasa, termasuk lewat layanan home care yang kini berkembang,” papar Johan Wijoyo.
Meski belum termasuk vaksin wajib, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi pencegahan penyakit terus tumbuh. Kolaborasi rumah sakit, produsen vaksin, dan tenaga medis diharapkan bisa memperluas cakupan layanan, terutama untuk kelompok lansia dan pasien dengan kondisi khusus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
