Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Juli 2025 | 00.17 WIB

Universitas Brawijaya Kirimkan Dua Dokter Relawan ke Gaza Palestina

Universitas Brawijaya mengirimkan dua dosen FK sebagai relawan medis di Gaza, Palestina. (Humas UB) - Image

Universitas Brawijaya mengirimkan dua dosen FK sebagai relawan medis di Gaza, Palestina. (Humas UB)

JawaPos.com-Universitas Brawijaya, Malang mengirimkan dua dosen dari Fakultas Kedokteran (FK) sebagai dokter relawan medis untuk membantu korban di kawasan konflik Gaza, Palestina.

Mereka adalah Ristiawan Muji Laksono, dan Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat. Keduanya akan menjadi relawan kurang lebih selama dua pekan di Rumah Sakit An-Nasr dan Rumah Sakit Eropa di Gaza.

Ketua UB Palestine Solidarity, Prof. Loeki Enggar Fitri menyampaikan bahwa ini adalah pertama kalinya Universitas Brawijaya mengirimkan relawan dokter ke Gaza, yang sedang berkonflik dengan Israel.

"Kami berupaya untuk dapat berpartisipasi dalam misi kemanusiaan di Gaza, terutama karena kebutuhannya tenaga kesehatan, maka akan diupayakan," ujar Prof. Loeki dalam keterangannya, Sabtu (5/7).

Selain mengirimkan dua dokter relawan, Universitas Brawijaya juga mengumpulkan donasi uang sekitar Rp 1 miliar, yang berasal dari donasi sivitas akademika UB dan donasi alumni FK UB.

Donasi tersebut digunakan untuk membeli alat medis seperti Ultrasonografi (USG), jarum anestesi, dan bone graft, yang akan dibawa ke Gaza. Sebagian bantuan lainnya diserahkan langsung ke BSMI.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo menyampaikan saat ini, kondisi di Gaza memang sudah sangat memprihatinkan. Ia berharap kehadiran dua relawan medis UB dapat membantu.

"Tegakkan kemanusiaan dengan ilmu dan pulanglah dengan selamat. Tragedi kemanusiaan di Gaza sudah mencapai kondisi yang paling menyayat hati kita. Ini bukan hanya konflik bersenjata, ini konflik nurani dunia," tuturnya.

Bagi Prof Widodo, setiap orang memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina serta menyerukan gencatan senjata permanen demi mengakhiri penderitaan rakyat Palestina.

Tidak hanya dari pemerintah saja, perguruan tinggi juga harus ikut andil dalam hal ini. "Ilmu harus berpihak kepada kemanusiaan. Keberanian sejati hadir saat dunia membutuhkan," tukas Prof Widodo. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore