Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juni 2025 | 13.57 WIB

RSUD Eka Candrarini Tekor, Komisi D DPRD Surabaya: Jangan Bangun RS Baru Dulu!

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi - Image

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi

JawaPos.com-Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i menyoroti kondisi keuangan RSUD Eka Candrarini yang tekor. Pendapatan rumah sakit baru itu bahkan tak sampai 5 persen dari target Rp 105 miliar.

Dalam rapat evaluasi triwulan I tahun anggaran 2025, Imam mengatakan, hingga Mei 2025, pendapatan RSUD Eka Candrarini baru mencapai Rp 3,56 miliar atau sekitar 3,39 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

"Coba bayangkan, target Rp 105 miliar, tetapi hingga Mei baru terkumpul Rp 3,56 miliar. Itu pun dengan bed occupancy ratio hanya 17 persen. Artinya RS ini belum optimal sama sekali," tutur Imam di Surabaya, Senin (9/6).

Dia menyayangkan pembangunan RS Eka Candrarini yang nyaris menghabiskan setengah triliun rupiah. Tapi belum dilengkapi peralatan medis CT Scan dan MRI yang bisa menunjang pendapatan.

"Kalau fasilitas penting seperti CT Scan dan MRI belum ada, terus apa yang bisa diandalkan untuk mengejar target pendapatan dalam tujuh bulan tersisa," keluh Politikus asal Partai NasDem tersebut.

Menurut Imam, anjloknya pendapatan RSUD Eka Candrarini juga menjadi bukti bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa dan tanpa perhitungan matang.

"Bahkan ketika kami tanya langsung ke Direktur RS Suwandi dan BDH yang menyebut butuh minimal lima tahun untuk rumah sakit baru bisa mandiri secara finansial. Ini tidak bisa ujug-ujug langsung untung," terang Imam. 

Komisi D DPRD mendorong Pemkot Surabaya untuk melakukan evaluasi bersama. Termasuk mengkaji ulang rencana pembangunan RSUD Surabaya Selatan di Karangpilang dan RSUD Surabaya Utara (Lapangan Tembak).

"Cita-cita membangun rumah sakit baru nanti dulu. Sekarang ini saja masih bleeding, jangan mikir yang lain dulu. Biarkan rumah sakit yang sekarang ini (RSUD Eka Candrarini) jalan dulu dengan sehat," tukas Imam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore