Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 14.00 WIB

Dari Jaka Tarub ke Nyi Roro Kidul, Surabaya Vaganza 2025 Usung Tema Cerita Rakyat

Kemeriahan Surabaya Vaganza  2025 yang mengangkat tema "The Magical of Folktales", Minggu (25/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Kemeriahan Surabaya Vaganza 2025 yang mengangkat tema "The Magical of Folktales", Minggu (25/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Surabaya Vaganza kembali digelar untuk merayakan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, Minggu (25/5). Seperti tahun-tahun sebelumnya, parade mobil hias itu sukses menyedot perhatian masyarakat.

Tahun ini, Surabaya Vaganza mengangkat tema "The Magical of Folktales", dengan rute parade, start di Tugu Pahlawan dan finish di Balai Pemuda. Sepanjang rute tersebut, masyarakat duduk rapi di bahu kiri dan kanan jalan.

"Hari ini, Surabaya Vaganza mengambil tema cerita rakyat dan dongeng," tutur Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mengenakan kostum legenda Sawunggaling di sela-sela parade, Minggu (25/5).

Sebanyak 43 peserta, yang berasal dari Perangkat Daerah (PD), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, seniman, hingga komunitas masyarakat, turut memeriahkan Surabaya Vaganza 2025.

Mereka antusias memamerkan mobil hias kreasinya. Berbagai cerita rakyat nusantara turut ditampilkan dalam parade, seperti kisah Jaka Tarub, Keong Mas, Pandawa Lima, Lutung Kasarung, hingga legenda Nyi Roro Kidul.

Mobil hias juga mengangkat dongeng klasik luar negeri, seperti Aladin, Cinderella, Beauty and The Beast, serta Pinokio. Ada juga penampilan teatrikal dari peserta yang membuat Surabaya Vaganza semakin meriah.

Wali Kota Eri menjelaskan, dongeng rakyat dipilih menjadi tema Surabaya Vaganza untuk mengenalkan kembali legenda-legenda Kota Pahlawan kepada warga, khususnya generasi muda, agar lebih mencintai budaya lokal.

"Cerita rakyat ini mengingatkan bagaimana  berdirinya Surabaya. Jangan sampai kita melupakan sejarah dan budaya kita sendiri. Tema cerita rakyat ini diangkat sebagai pengingat akan hal tersebut," imbuhnya. 

Menurutnya, cerita rakyat memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. Hal tersebut ia yakini mampu menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Kota Surabaya.

"Saya yakin semua yang hadir (menonton Surabaya Vaganza) akan semakin cinta Kota Surabaya, ini lah ciri khas Kota Surabaya, yang selalu menghargai para pendahulunya. Kari kita bangun Surabaya dengan guyub rukun," tukas Eri. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore