Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 06.52 WIB

Anak Rentan Jadi Korban Pelecehan, Pakar Dorong Edukasi Tubuh dan Privasi Sejak Dini

Ilustrasi pelecehan seksual (JawaPos) - Image

Ilustrasi pelecehan seksual (JawaPos)

JawaPos.com - Pemberitaan tentang anak sebagai korban pelecehan seksual terus bermunculan hingga kini. Fenomena ini memicu keprihatinan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk akademisi.

Dosen sekaligus Pemerhati Anak dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Waode Hamsia mengatakan minimnya pengetahuan menjadi salah satu faktor anak-anak rentan menjadi target pelecehan seksual.

"Orang tua harus mulai membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Berikan pemahaman bahwa tubuh mereka berhak dijaga dan dilindungi," tutur Waode di Surabaya, Kamis (22/5).

Sudah saatnya orang tua meninggalkan pemikiran lama bahwa edukasi seksual adalah tabu. Waode menegaskan bahwa anak-anak perlu mengetahui batasan tubuh, bagaimana mengenali tindakan yang tidak pantas.

"Serta bagaimana cara melapor jika mengalami situasi tidak nyaman. Jangan pernah menyepelekan perasaan anak ketika mereka merasa tidak nyaman terhadap seseorang," imbuhnya.

Edukasi seksual sejak dini bisa dimulai dengan memperkenalkan konsep 'sentuhan aman' dan 'sentuhan tidak aman' kepada anak. Hal ini bisa mencegah anak menjadi korban pelecehan seksual.

"Anak-anak perlu diajarkan tentang bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Ini penting agar mereka dapat melindungi diri dan melaporkan jika terjadi sesuatu yang tidak benar," seru Waode.

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan terbongkarnya sebuah grup Facebook bernama 'Fantasi Sedarah'. Grup tersebut secara gamblang membicarakan fantasi para anggotanya terhadap keluarga kandung (inses).

Salah satu anggota yang membagikan ceritanya adalah akun Facebook Rieke Jr. Dari tangkapan layar yang beredar, sebagai ayah, ia mengaku memiliki fantasi seksual terhadap putrinya yang masih berusia dua tahun.

"Pengen rasanya aku main in. Tapi aku harus sabar nunggu 4 atau 5 tahun lagi. Biar bisa aku doktrin suka xx," tulis Rieke Jr dalam unggahan di grup tersebut. Ia juga menyertakan foto anak perempuannya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa anak-anak semakin rentan menjadi korban pelecehan, sekalipun di tempat maupun pihak yang seharusnya menjadi paling aman, yakni rumah dan keluarga. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore