
Manajer SDM RS Unair Pradana Zaky Romadhon (kanan) memberi semangat kepada pasien penderita Thalassemia.
JawaPos.com-Memperingati Hari Thalassemia Sedunia yang jatuh pada 8 Mei, Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) mengajak puluhan pasien thalassemia di Surabaya untuk merayakan momen penuh kebersamaan di Grand City Mall. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kampanye untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyakit kelainan darah tersebut.
Manajer SDM RS Unair Pradana Zaky Romadhon, Sp.Pd., K-HOM menyampaikan, rangkaian acara dimulai sejak pagi di beberapa rumah sakit. Pasien thalassemia yang sedang menjalani perawatan mendapatkan bingkisan, bunga, dan semangat langsung dari petugas kesehatan. Selain itu, pihak rumah sakit juga memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang selama ini berperan aktif dalam perawatan pasien.
"Acara ini bertujuan untuk menyatukan komunitas rumah sakit dan pasien thalassemia. Kami ingin masyarakat umum juga sadar dan peduli terhadap kondisi mereka. Oleh karena itu, di siang harinya kami melaksanakan kampanye sosialisasi di Grand City Mall, agar informasi mengenai thalassemia bisa lebih dipahami masyarakat luas," ujar Zaky, Jumat (8/5).
Puncak acara ditutup dengan kegiatan nonton bareng bersama pasien thalassemia. Menurut Zaky, momen tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat mental para pasien yang harus berjuang seumur hidup dengan kondisi mereka. "Dengan bersama-sama, mereka bisa saling menguatkan. Mental yang kuat itu penting untuk pasien thalassemia," imbuh dosen FK Unair itu.
Zaky juga menyampaikan dua harapan penting untuk pemerintah terkait penanganan thalassemia. Pertama, ketersediaan darah yang mencukupi, mengingat pasien thalassemia membutuhkan transfusi secara rutin setiap dua hingga tiga minggu sekali. Kedua, kemudahan akses terhadap obat pengikat zat besi atau kelasi besi yang berfungsi menekan akumulasi zat besi dalam tubuh akibat transfusi darah berkala.
Di Surabaya sendiri, tercatat lebih dari 300 pasien thalassemia yang menjalani perawatan secara rutin, baik anak-anak maupun dewasa. "Mereka sudah terdiagnosis sejak kecil dan membutuhkan perawatan berkelanjutan hingga dewasa. Kontrol rutin di rumah sakit menjadi bagian hidup mereka," tutur Zaky.
Sementara itu, pengurus Yayasan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Surabaya, Siti Romlah dan Mariama, mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam mendampingi pasien thalassemia, terutama terkait birokrasi rumah sakit.
"Kita tergantung rumah sakitnya, ya. Kalau di RSUD Dr. Soetomo, memang semua ter-cover, tapi antriannya panjang. Kalau di rumah sakit tipe B, pelayanannya terbatas karena kapasitasnya tidak sebanyak tipe A," ujar Siti.
Sebagai orang tua dari pasien thalassemia, Siti dan Mariama aktif menjadi relawan di POPTI lebih dari 20 tahun. Mereka menyebutkan, kendala birokrasi rumah sakit sering menjadi hambatan, terutama untuk anak-anak yang butuh perawatan rutin. "Kasihan mereka kalau tidak ada kita. Kami ini seperti orang tua kedua buat mereka. Kalau ada kesulitan, kita yang bantu," imbuh Mariama.
Keduanya berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan kebutuhan pasien thalassemia, terutama terkait akses BPJS dan pengobatan gratis. "Semoga anak-anak bisa lebih mudah kontrol, mendapatkan obat, darah, dan tidak menambah komplikasi," harap Siti. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
