
Konvoi massa aksi May Day 2025 saat melintasi Jalan Embong Malang, Kamis (1/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Hari Buruh Internasional (May Day) menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pekerja. Pada momen ini lah, mereka kompak turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya.
Begitu juga di Jawa Timur, ribuan buruh dari berbagai daerah menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Bubutan Surabaya pada Rabu (1/4).
Sebelum aksi dimulai, massa lebih dulu berkumpul di Jalan Frontage A. Yani depan Royal Plaza dan Kebun Binatang Surabaya, lalu mereka berkonvoi menuju Kantor Gubernur untuk menyampaikan tuntutan.
Rutenya adalah Jalan Wonokromo - Jalan Raya Darmo - Jalan Urip Sumoharjo - Jalan Basuki Rahmat - Jalan Embong Malang - Jalan Blauran - Jalan Bubutan - Jalan Kebon Rojo - Jalan Pahlawan.
Dari pantauan JawaPos.com di Jalan Embong Malang, massa buruh mulai melintasi jalan ini pada pukul 14.06 WIB. Diawali mobil komando, lalu diikuti massa yang mengendarai sepeda motor, odong-odong, dan bus.
Arak-arakan massa aksi begitu menarik perhatian warga. Bagaimana tidak, mereka memenuhi ruas Jalan Embong Malang dan menyuarakan tuntutan buruh, seperti penolakan upah murah.
Sepanjang konvoi, mereka membunyikan sound horeg. Beberapa massa juga dengan bangga membentangkan bendera bertuliskan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja).
Beberapa buruh yang lain, membawa poster kertas berisikan kritik dan keresahan yang dialami buruh. Salah satunya poster bertuliskan "Jawa Timur dipimpin Gubernur opo Donatur" yang tertempel di bus rombongan.
Konvoi buruh dalam aksi May Day 2025 membuat Jalan Embong Malang dan sekitarnya macet parah. Lalu lintas tersendat hingga satu jam akibat padatnya massa dan kendaraan peserta aksi.
Sementara itu, Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Jawa Timur, Jazuli mengatakan bahwa ada sekitar 10 ribu buruh yang turun ke jalan untuk memperingati May Day 2025.
"Ini dari berbagai kabupaten/kota industri di Jawa Timur, seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, hingga Pasuruan, Nganjuk, Jombang, Malang, Probolinggo, Jember, Lumajang, hingga Banyuwangi," tutur Jazuli, Kamis (1/5).
Lebih lanjut, Jazuli menyebut tuntutan yang dibawa massa aksi pada May Day 2025 tidak hanya soal ketenagakerjaan, mereka juga membawa isu pendidikan, transportasi, hingga pengusulan K.H Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan Nasional. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
