Tersangka Abdul Rozak mengakui membacok istrinya dan pria selingkuhan istrinya.
JawaPos.com-Tragedi berdarah mengguncang warga Perumahan Griya Anugerah, Bangkalan, Selasa (22/4). Seorang pria bernama Abdul Rozak tega membacok istrinya, Eka Fatmawati Dewi (45), dan pria selingkuhannya, Agus Arifin (36), hingga tewas di sebuah rumah indekos. Kejadian tersebut bermula dari kecurigaan dan kecemburuan yang memuncak dari sang suami.
Semua berawal sehari sebelumnya, Senin (21/4). Eka pamit kepada anaknya untuk membeli air, namun tak kunjung pulang. Abdul Rozak, sang suami, mulai curiga ketika istrinya tidak bisa dihubungi. Saat berhasil menelepon, Eka sempat menjawab bahwa ia sudah berada di rumah, tetapi kemudian tiba-tiba memutuskan sambungan telepon.
“Dari situ saya mulai curiga. Kenapa jawabnya begitu terus langsung dimatikan?” ujar Rozak dalam pemeriksaan polisi, dikutip dari Jawa Pos Radar Madura, Kamis (24/4).
Kecurigaan Rozak semakin menjadi ketika kabar tentang perselingkuhan Eka dengan Agus kembali terdengar. Ia mencoba menghubungi Agus melalui nomor temannya, namun yang menjawab justru Eka. Kepada rekan Rozak, Eka mengaku sedang berada di Surabaya.
“Saya makin yakin ada yang disembunyikan. Saya langsung pinjam mobil teman, niatnya mau nyusul ke Surabaya,” ujarnya.
Namun, niat itu urung dilakukan. Rozak memilih menunggu di sisi Madura Jembatan Suramadu selama hampir sepuluh jam. Setelah tak kunjung mendapat kabar, ia memutuskan pulang. Di tengah perjalanan, ia teringat sebuah lokasi rumah indekos yang pernah dikunjungi Eka sekitar sebulan sebelumnya.
“Waktu itu saya sempat antar dia ambil paket di kos itu. Saya curiga, langsung saya arahkan ke sana,” kata Rozak.
Setibanya di Perumahan Griya Anugerah, Rozak melihat sebuah motor yang dikenali sebagai milik Agus. Ia mendekati rumah indekos warna merah muda tersebut dan mendengar suara dari dalam kamar. Rozak mengetuk pintu dua kali, namun tidak ada respons.
“Saya tunggu tidak dibukakan. Akhirnya saya dobrak pintunya,” katanya.
Begitu pintu terbuka, Rozak mendapati istrinya sedang bersama Agus. Emosinya meledak. Tanpa berkata panjang, ia langsung menyerang keduanya menggunakan celurit yang telah dibawanya.
“Saya langsung bacok dia (Eka), lalu Agus lari ke kamar mandi. Saya kejar dan saya bacok juga,” ucap Rozak sambil menangis.
Kepala Satreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan bahwa kedua korban mengalami luka bacok parah di sekujur tubuh. Eka mengalami luka di paha, punggung, dagu, dan pipi. Sementara Agus mengalami luka di kepala, dada, dan bagian tubuh lainnya.
“Kami tangkap pelaku satu jam setelah kejadian, saat ia berkendara di jalan Desa Martajasah,” ujar AKP Hafid.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
