
Dirlantas Polda Jatim Kombespol Komarudin (dua dari kiri) cek kamar mayat RSUD Ibnu Sina. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)
JawaPos.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur turut turun tangan menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik, Kamis (10/4) pagi. Insiden tersebut melibatkan mobil Isuzu Panther dan bus PO Rajawali Indah, yang menyebabkan tujuh orang penumpang mobil tewas.
Dirlantas Polda Jatim Kombespol Komarudin menyebutkan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara awal, kecelakaan dipicu oleh mobil Panther yang tiba-tiba berpindah jalur ke kanan secara tidak terkendali.
“Hal itu terlihat dari posisi titik tabrak atau Q point, serta jejak goresan di permukaan jalan yang menunjukkan adanya perpindahan mendadak dari mobil,” jelasnya.
Namun begitu, Komarudin menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil Traffic Accident Analysis (TAA) untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.
“Temuan awal mengarah pada kelalaian pengemudi. Tapi kami tetap menunggu hasil resmi analisis untuk mengetahui mengapa mobil bisa hilang kendali,” ujarnya.
Rombongan dalam mobil diketahui berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban. Mereka tengah dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya, untuk mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat umrah. “Informasinya, jadwal penerbangan mereka adalah pukul 12.00 WIB,” tambah Komarudin.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah korban akan segera dipulangkan ke Tuban untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara itu, proses penyelidikan terus berlanjut guna memastikan faktor-faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
