Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 03.22 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Komodo ke Surabaya, Omzet Capai Rp 565 Juta

Polda Jatim membongkar sindikat penyelundupan komodo dari NTT ke Surabaya, Rabu (15/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Polda Jatim membongkar sindikat penyelundupan komodo dari NTT ke Surabaya, Rabu (15/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Jawa Timur membongkar sindikat penjualan Komoro sebagai hewan dilindungi, dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Surabaya. Dari aktivitas ilegal ini, pelaku mengantongi omzet hingga Rp 565,9 juta.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Hanif Fatih Wicaksono, menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Polres Manggarai Timur NTT terkait upaya penyelundupan 3 ekor Komodo ke Surabaya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang berinisial SD dari TT dan BM dari Surabaya. Komodo didapat SD dari pemasok atau pemburu di wilayah Pota, Manggarai Timur, NTT.

"Kami mengamankan orang yang membawa tiga ekor komodo itu di Tanjung Perak pada saat yang bersangkutan turun dari kapal PELNI tujuan MPT Surabaya, dengan barang bukti tiga ekor komodo," tuturnya, Rabu (15/4).

Modus yang dilakukan pelaku, mereka menyelundupkan komodo yang masih kecil atau anakan, menggunakan media pipa paralon sebagai tempat penyamaran agar tidak terdeteksi selama proses pengiriman.

Dalam penyelidikan, polisi kembali menangkap empat tersangka tambahan berinisial RDJ, RSL, JY, dan VPP yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan satwa dilindungi, mulai dari pemburu hingga jaringan distribusi.

"Hasil dari penyidikan kami sudah menetapkan enam orang tersangka baik dari tersangka yang berada di Tanjung Perak dan di daerah lainnya. Memang untuk proses penyidikan ini agak sedikit lama rekan-rekan," ucap AKBP Hanif.

Usut punya usut, tersangka SD dan BM tidak hanya sekali melakukan transaksi. Keduanya diduga telah memperjualbelikan Komodo sejak Januari 2025 hingga penangkapan pada Februari 2026.

Sepanjang periode tersebut, tercatat berbagai transaksi penjualan Komodo dalam jumlah berbeda-beda setiap bulan, mulai dari satu hingga tiga ekor dengan nilai bervariasi sesuai kesepakatan.

Pada Januari 2025, satu ekor Komodo dijual seharga Rp 18 juta, disusul Maret Rp 27 juta, Mei Rp 27,7 juta, Juni sebanyak dua ekor senilai Rp 55,4 juta, Agustus 2025 tercatat tiga ekor Komodo seharga Rp 82,85 juta.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore