Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 13.30 WIB

Miris! Lansia Surabaya yang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Ternyata Dibunuh Anak Sendiri

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan lansia di Darmo Permai. (Humas Polrestabes Surabaya)

JawaPos.com - Misteri tewasnya seorang lansia berusia 65 tahun, yang ditemukan di pinggir Jalan Darmo Permai II akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan pun berhasil diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kabar ini disampaikan dalam unggahan video akun instagram @jatanrassurabaya. Dalam video tersebut, terlihat seorang laki-laki tangannya diikat dan dibawa ke gedung Mapolrestabes Surabaya.

Sayangnya, tidak terlihat jelas wajah pelaku karena disensor. Yang jelas, laki-laki tersebut mengenakan celana pendek dan kaos jersey berwarna hitam olahraga, celana pendek abu-abu, dan sandal jepit. 

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto membenarkan bahwa pelaku yang diduga membunuh lansia di Darmo Permai telah ditangkap pada Sabtu pagi (5/4). "Alhamdulillah. Iya (sudah ditangkap)," tuturnya, Selasa (8/4). 

Mirisnya, sosok yang tega menghabisi nyawa lansia tersebut adalah anak kandungnya sendiri. "Inisial pelaku UAO. Motif karena sakit hati atau kesal. (Lebih lengkapnya) nanti kami rilis," imbuh AKBP Aris.

Sebelumnya, nasib tragis dialami oleh laki-laki lanjut usia (lansia) berinisial MS, 65 tahun. Ia ditemukan tewas di tepi Jalan Raya Darmo Permai II Nomor 21, Sukomanunggal, Surabaya pada Sabtu pagi, (5/4).

Usut punya usut, MS merupakan warga Jalan Pahang II A, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Ketua RT setempat.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Zainur Rofik mengatakan bahwa saat itu, ketua RT sedang jogging. Saat melintasi Jalan Raya Darmo Permai II, ia melihat MS sudah terbujur kaku di tepi jalan.

Saat ditemukan oleh RT Setempat, korban mengenakan atasan berwarna putih dan celana panjang hitam. Ia juga memakai sandal jepit, jam tangan, cincin, serta membawa ponsel dan uang senilai Rp 70 Ribu.

Mulanya, MS meninggal secara wajar. Namun, penyidik menemukan luka robek di kepala bagian belakang. Lansia berusia 65 tahun itu pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk divisum.

"Ya, ada luka di kepala belakang, luka robek. Untuk sementara karena ada indikasi (kematian) korban ini janggal, langsung kita visum luar dalam. Masalah ini ditangani Polrestabes Surabaya dan masih lidik," tukas Kompol Zainur. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore