Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 18.15 WIB

DPRD Surabaya Kecam Pemalsuan Takaran Minyakita: Ini Pengkhianatan Rakyat!

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Arif Fathoni turut menanggapi temuan minyak goreng subsidi Minyakita tak sesuai takaran, yang belakangan ini ramai diperbincangkan.
 
Menurutnya, praktik kecurangan dalam pengemasan Minyakita tidak hanya merugikan, tetapi juga mengkhianati rakyat. Fathoni mengaku geram dengan oknum yang tega membohongi rakyat Indonesia.
 
"Karena disamping itu mengkhianati dan membohongi rakyat dengan takaran tidak sesuai. Praktik semacam ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan rakyat terhadap Minyakita," ucapnya kepada JawaPos.com, Selasa (18/3).
 
 
Menyusul temuan Minyakita tidak sesuai takaran, Fathoni berharap Satpol PP Kota Surabaya dapat bersinergi dengan Dinkopdag dalam melakukan razia berkala terhadap distributor Minyakita.
 
"Itu yang saya harapkan agar kepercayaan masyarakat ini pulih kembali. Jangan sampai kemudian masyarakat berpikir harganya sudah naik, tetapi takarannya dikurangi, itu akan memicu kekecewaan rakyat," seru Fathoni.
 
Sebelumnya, Minyakita tak sesuai takaran ditemukan oleh petugas Pemkot Surabaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Soponyono, Rungkut pada Rabu (12/3).
 
 
Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Agung Supriyo Wibowo menuturkan di sana, pihaknya menemukan Minyakita yang didistribusikan CV Sawit Makmur.
 
"Ini ditemukan 1 liter, tapi isinya 960 mililiter untuk kemasan yang botol, di mana harusnya memiliki takaran sesuai, karena ini didistribusikan oleh pabrik yang otomatis sudah memakai alat ukur otomatis," tutur Agung.
 
Terbaru, saat melakukan sidak di Pasar Tambahrejo, Simokerto, Surabaya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman juga menemukan Minyakita yang dipalsukan takarannya.
 
"Ini sidak bersama Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Wamentan, dan Satgas Pangan. Hasilnya, kami menemukan takaran minyak di bawah standar. Ada yang hanya 900 mililiter, bahkan ada yang cuma 700 mililiter," tukas Mentan Amran.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore