
Kabut menutupi kota Surabaya hari ini (16/3) akibat hujan deras semalaman. (Riana Setiawan / Jawa Pos)
JawaPos.com – Kota Surabaya diselimuti kabut tebal sepanjang hari ini, Minggu (16/3) setelah diguyur hujan deras semalaman. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengungkapkan bahwa fenomena ini terjadi akibat suhu udara yang lebih rendah serta tingkat kelembapan yang tinggi. Hal tersebut memicu terbentuknya kabut di berbagai wilayah, termasuk Surabaya Selatan.
Prakirawan BMKG Juanda, Rendy Irawadi, menjelaskan bahwa suhu minimum tercatat berkisar antara 23 hingga 25 derajat Celsius. Kabut yang terbentuk menyelimuti hampir seluruh kota, meski dengan tingkat ketebalan yang bervariasi. "Daerah dengan lebih banyak vegetasi cenderung memiliki kabut lebih tebal dibandingkan dengan wilayah yang didominasi bangunan padat," jelasnya kepada JawaPos.com, Minggu (16/3).
Kabut yang muncul ini juga berdampak pada jarak pandang, terutama di daerah yang minim permukiman dan memiliki lahan terbuka luas. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, terutama pengendara, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalan yang terdampak kabut.
Selain itu, BMKG mengingatkan bahwa saat ini merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. "Potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, angin kencang, hingga puting beliung masih bisa terjadi di beberapa wilayah, termasuk Surabaya," ujarnya.
Tak hanya itu, kemungkinan terjadinya fenomena cuaca ekstrem lainnya, seperti hujan es, banjir, dan banjir bandang, juga masih perlu diwaspadai. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca yang cepat dan tidak terduga.
"Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini dan menghindari dampak buruk akibat cuaca ekstrem," tutupnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
