Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 06.50 WIB

Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Nyatakan Stabilitas Harga dan Pembangunan Desa Harus Jadi Prioritas di 100 Hari Khofifah-Emil

Fraksi Demokrat DPRD Jatim siap mengawal dan memastikan implementasi program Quick Win Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak. (Istimewa)

 

 
JawaPos.com-Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok dan pembangunan berbasis desa harus menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono, menegaskan pihaknya siap mengawal dan memastikan implementasi program Quick Win agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
 
 
"Program ini harus berjalan efektif karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti stabilitas harga pangan, transportasi publik, kesehatan, hingga pemberdayaan desa. Kami di Fraksi Demokrat siap mendukung penuh dan mengawal agar program ini terlaksana dengan baik," ujar Agung, Selasa (4/3).
 
Menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran, lonjakan harga bahan pokok menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, Demokrat Jatim menilai program stabilisasi harga pangan melalui Lumbung Pangan sangat penting untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat Jawa Timur.
 
"Setiap tahun, kenaikan harga pangan selalu menjadi masalah. Program Lumbung Pangan ini diharapkan bisa mengatasi persoalan tersebut dan meringankan beban masyarakat," kata Agung.
 
Selain itu, program Mudik Gratis juga menjadi salah satu inisiatif yang mendapat apresiasi dari Demokrat Jatim. Menurut Agung, program ini dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
 
"Mudik Gratis bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keselamatan. Program ini bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dengan kondisi yang kurang aman," jelasnya.
 
Demokrat Jatim juga menaruh perhatian pada peningkatan layanan transportasi publik melalui pengembangan Trans Jatim. Peningkatan frekuensi operasional, kapasitas penumpang, serta perbaikan halte dan rute menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.
 
Di bidang kesehatan, percepatan optimalisasi RS Paru serta pengembangan RS Moh. Noer dan RS Paru Jember pada 2025 mendapat dukungan penuh dari Demokrat Jatim. Agung menilai peningkatan layanan kesehatan, terutama dalam menangani penyakit paru-paru, sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan medis yang maksimal.
 
Fraksi Demokrat DPRD Jatim juga menekankan pentingnya pembangunan berbasis desa sebagai fondasi utama perekonomian Jawa Timur. Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim, M. Arbayanto, menyatakan bahwa desa memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
 
"Sebagian besar masyarakat Jawa Timur tinggal di desa, dan mayoritas sumber daya komoditas berasal dari desa. Jika desa maju, maka ekonomi kota juga akan tumbuh lebih baik," ungkap Arbayanto.
 
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Indra Widya Agustina, mengapresiasi keselarasan program Quick Win Khofifah-Emil dengan visi Asta Cita yang dijalankan oleh pemerintah pusat.
 
"Program ini jelas dan terukur, mulai dari peningkatan pelayanan publik, perbaikan infrastruktur, hingga ketahanan pangan. Semua sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat," kata Indra. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore