Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 05.49 WIB

Pakar Budaya UNAIR Soal Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ Sukatani: Seni Harusnya Bebas dari Intervensi!

Kontroversi lagu



JawaPos.com - Pakar Budaya Universitas Airlangga, Puji Karyanto mengungkapkan pandangannya terkait penarikan lagu 'Bayar Bayar Bayar' karya Sukatani, yang belakangan ini menjadi buah bibir di masyarakat.

Pakar Budaya Universitas Airlangga, Puji Karyanto turut menyayangkan penarikan lagu 'Bayar Bayar Bayar' karya Sukatani. Kejadian ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi dalam dunia seni belum sepenuhnya terwujud.

“Pernyataan maaf band Sukatani justru menjelaskan hal sebaliknya, bahwa pernyataan tersebut didasari adanya tekanan dari pihak lain. Kebebasan berekspresi dalam seni belum sepenuhnya terwujud," tuturnya, Rabu (26/2).

Situasi ini membuat publik berspekulasi bahwa ada pihak yang mengintimidasi band Sukatani agar melakukan klarifikasi. Padahal, semestinya tidak ada alasan apapun bagi siapapun untuk mengintervensi sebuah karya seni.

Puji menekankan bahwa seni pada hakikatnya menghadirkan kebaruan atau melawan kemapanan. Batasan ekspresi dalam seni juga berasal dari seniman itu sendiri, sesuai ideologi yang dianutnya.

“Ketika terjadi tindakan intimidasi terhadap suatu karya seni, langkah yang dapat dilakukan yakni mengkamuflase isi pesan berupa sarana simbolik. Bisa juga dengan merapatkan barisan sesama seniman," imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore