Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Februari 2025 | 00.10 WIB

Demo Indonesia Gelap Isinya Tolak Investasi dan Kebijakan Pemerintah Pusat, DPRD Jatim Akan Teruskan Aspirasi Massa

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa saat melakukan audiensi dengan para demonstran di depan Gedung DPRD Provinsi Jatim, Jumat (21/2). (Juliana Christy/JawaPos.com). - Image

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa saat melakukan audiensi dengan para demonstran di depan Gedung DPRD Provinsi Jatim, Jumat (21/2). (Juliana Christy/JawaPos.com).

JawaPos.com – Ratusan massa turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Jumat (21/2). Demonstrasi yang merupakan bagian dari gerakan nasional "Indonesia Gelap" ini berfokus pada penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat serta investasi yang dinilai merugikan masyarakat.
 
Menanggapi aksi tersebut, Anggota Komisi A DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamati jalannya demonstrasi dan mendengar aspirasi para peserta aksi. "Kami memahami kekhawatiran masyarakat, terutama mengenai kebijakan yang berpotensi meningkatkan harga gas melon dan kebutuhan pokok lainnya," ujar Yordan saat ditemui di Gedung DPRD Jatim, Jumat (21/2).
 
Ia menjelaskan bahwa tuntutan yang disampaikan sebagian besar terkait kebijakan pemerintah pusat. "Sebagai anggota DPRD provinsi, kewenangan kami memiliki batasan. Namun, kami akan tetap berupaya agar kebijakan yang diterapkan tidak merugikan masyarakat Jawa Timur," tegasnya.
 
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi, mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya memahami seluruh tuntutan yang diajukan oleh para demonstran. "Saya belum mendengar secara mendetail semua poin yang mereka sampaikan. Namun, mayoritas tuntutan yang diajukan berkaitan dengan kebijakan yang berasal dari pemerintah pusat," jelasnya.
 
 
Fuad juga menekankan pentingnya kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi. "Di negara demokrasi, setiap individu memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Kami di DPRD Jatim akan menampung aspirasi ini dan menyampaikannya kepada pihak yang berwenang di tingkat pusat," ungkapnya.
 
Ia menambahkan bahwa aksi kali ini memiliki kemiripan dengan demonstrasi sebelumnya, namun dengan tambahan isu terkait investasi dan sektor pertambangan. "Kami akan menelaah lebih lanjut tuntutan ini agar kebijakan yang ada tetap berpihak pada masyarakat dan lingkungan," kata Fuad.
 
Menurutnya, penting untuk memastikan bahwa investasi yang masuk ke Jawa Timur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya menguntungkan perusahaan semata. "Investasi harus memberikan dampak positif bagi rakyat, bukan sekadar mengejar keuntungan bagi pihak swasta," tutupnya.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore