Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 05.12 WIB

Polrestabes Surabaya Periksa Sopir Suroboyo Bus yang Tewaskan Pejalan Kaki, Diduga Kurang Konsentrasi Saat Berkendara

ejalan kaki tewas tertabrak Suroboyo bus, Satlantas Polrestabes Surabaya Periksa Sopir Bus. (Istimewa). - Image

ejalan kaki tewas tertabrak Suroboyo bus, Satlantas Polrestabes Surabaya Periksa Sopir Bus. (Istimewa).

JawaPos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Jagad Duto Prasetyo, sopir Suroboyo Bus yang terlibat dalam kecelakaan maut pada Rabu (5/2). Kecelakaan tersebut menewaskan seorang pejalan kaki, Edy Kuncoro, yang saat itu sedang menyeberang jalan. Hingga hari ini (6/2), Jagad masih berada di Kantor Satlantas Polrestabes Surabaya, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
 
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kurangnya konsentrasi sopir. Saat kejadian, Jagad tengah mengawasi sisi kiri jalan untuk menghindari barier pembatas, sehingga pandangannya tidak terarah ke depan.
 
"Ketika fokusnya tertuju ke kiri, dari sisi kanan ada pejalan kaki yang menyeberang. Karena tidak melihat keberadaan korban, kecelakaan pun terjadi," jelas Herdiawan di Surabaya, Kamis (6/2).
 
Akibat tabrakan tersebut, Edy Kuncoro, warga Sawunggaling, Wonokromo, mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, bus dengan nomor polisi L 7359 UB tetap dalam penyelidikan guna memastikan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
 
 
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindakan ceroboh dalam insiden ini. Beberapa saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.
 
"Kami akan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian lain yang menyebabkan kecelakaan ini," tambahnya.
 
Selain itu, pemeriksaan terhadap kondisi fisik dan kesadaran pengemudi juga telah dilakukan. Hasil tes menunjukkan bahwa Jagad negatif dari pengaruh alkohol maupun narkoba saat mengemudi.
 
"Sejauh ini, tidak ditemukan indikasi pengemudi berada di bawah pengaruh zat berbahaya. Namun, pemeriksaan akan terus berlanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," pungkas Herdiawan.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore