Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2025 | 23.20 WIB

Duka Mendalam: Orang Tua Siswa SMPN 7 Mojokerto yang Tenggelam di Pantai Drini Datangi Kantor Dikbud

Pj Wali Kota M. Ali Kuncoro mencoba menenangkan keluarga korban yang mendatangi kantor Dikbud Kota Mojokerto. (Sofan/Radar Mojokerto) - Image

Pj Wali Kota M. Ali Kuncoro mencoba menenangkan keluarga korban yang mendatangi kantor Dikbud Kota Mojokerto. (Sofan/Radar Mojokerto)

JawaPos.com–Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto diselimuti suasana duka pada Selasa (28/1), saat keluarga siswa SMPN 7 Mojokerto yang menjadi korban tenggelam di Pantai Drini, Gunungkidul, Jogjakarta, datang dengan air mata berderai.

Salah satu ibu korban tak kuasa menahan tangis saat tiba di halaman kantor tersebut, sambil bertanya. ”Sampai di mana,” ujar dia dengan penuh kesedihan, dikutip dari Jawa Pos Radar Mojokerto, Rabu (29/1).

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro bersama Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, yang berada di lokasi, berusaha menenangkan dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.

”Ibu, istighfar ya. Pulangnya biar diantar saja,” ucap Ali Kuncoro dengan lembut.

Sebelumnya, Ali Kuncoro menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden yang menimpa belasan pelajar SMPN 7 Mojokerto tersebut. Dalam konferensi pers di aula Dikbud Kota Mojokerto, dia menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi sekitar pukul 07.00 di Pantai Drini, Jogjakarta.

Sebanyak 257 siswa dan 16 guru pendamping berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dari 13 siswa yang terseret ombak, sembilan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Tujuh di antaranya dirawat di RSUD Saptosari, sementara dua lainnya dirawat di RSUP Dr. Sardjito.

Namun, tiga siswa kelas 7C, yaitu AAA, BF, dan MYA, dinyatakan meninggal dunia. Satu siswa lainnya, RYP, hingga kini masih dalam proses pencarian tim SAR Gunungkidul.

Ali Kuncoro menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mendapatkan informasi terbaru secara berkala. Selain itu, mereka juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban, menyampaikan belasungkawa, dan memberikan santunan sebagai bentuk tanggung jawab.

Untuk proses pemulangan jenazah, direncanakan akan dilakukan sekitar pukul 15.00 dari RSUD Saptosari. ”Kami akan memastikan proses ini berjalan dengan baik sesuai harapan kita semua,” tambah Ali Kuncoro.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Kota Mojokerto. Pemerintah kota berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan dan memastikan proses pemulangan serta penanganan korban berjalan dengan lancar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore