Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2025 | 03.02 WIB

Viral Video Tali Nilon Dipasang di Jembatan Suramadu Bikin Warganet Geram: Seng Masang iku Utek'e Dideleh Ndi Se?

Video viral tali nilon seukuran leher dipasang oknum di Jembatan Suramadu. (Tangkapan layar akun instagram @info_surabaya) - Image

Video viral tali nilon seukuran leher dipasang oknum di Jembatan Suramadu. (Tangkapan layar akun instagram @info_surabaya)

 
JawaPos.com - Beredar luas video tentang tali nilon yang dipasang oknum di Jembatan Suramadu arah Madura-Surabaya. Tali nilon itu diduga berkaitan pembegalan dan untuk menjebak pengendara yang melintas.
 
Video tersebut pun viral di media sosial dan mengundang komentar warganet. Dalam video berdurasi 25 detik itu, tampak seorang petugas yang sedang berupaya memotong tali nilon dengan menggunakan benda tajam. 
 
"Ditemukan oknum memasang Tali Nilon di Jembatan Suramadu pada 4 Januari kemarin. Tali nilon tersebut dipasang seukuran leher orang dewasa," tulis akun instagram @info_surabaya di caption, Minggu (5/1).
 
Sontak, dalam waktu delapan jam, video viral tersebut sudah ditonton sebanyak 465 kali, disukai oleh 8 ribu pengguna, dan dikomentari oleh 1,3 ribu pengguna. Tanggapan warganet di kolom komentar pun beragam. 
 
"Seng masang iku utek e dideleh endi se asline, opo ancen gadue utek? (Yang masang itu otaknya di taruh di mana sebenarnya, apa emang gak punya otak?" tulis akun instagram @daemawan_mulya.
 
Akun instagram @abdzizz_ memberikan komentar serupa. "Iku (tali nilon) nek kenek gulu pedot loh, demi sepeda isok sadis ngunu carane (itu tali nilon kalau kena leher bisa putus loh, demi sepeda bisa sadis gitu caranya)," tulisnya.
 
Tak sedikit juga warganet yang meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menutup Jembatan Suramadu. Paling tidak, mengaktifkan kembali Tol, sehingga tidak sembarang masyarakat bisa melintas.
 
"Setuju berlakukan kartu Tol dan CCTV di tiap pintu masuk dan sepanjang jembatan. Susah kah kira-kira untuk mengeluarkan yang keamanan gitu?" tulis akun instagram @nyonklimanto.
 
Komentar senada disampaikan oleh akun instagram @dyahalima__. Ia mengatakan, seharusnya akses Jembatan Suramadu dibuat berbayar. "Makanya jangan digratisin, jadi gak gampang akses kejahatannya," tulisnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore