Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Maret 2026, 23.04 WIB

Cegah Aksi Main Hakim Sendiri, Sahroni Minta Polisi Cepat Tanggap Terhadap Laporan Warga

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni menyoroti maraknya aksi vandalisme, kekerasan, hingga main hakim sendiri di tengah kehidupan masyarakat. Tindakan seperti ini disebut terjadi di sejumlah daerah, dan meresahkan masyarakat.

Sahroni meminta kepada kepolisian agar bertindak cepat dalam merespon laporan warga. Sehingga, muncul kepuasan dari masyarakat atas pelayanan negara dalam menciptakan situasi aman dan nyaman.

“Aksi main hakim sendiri memang tidak bisa dibenarkan, tapi terkadang hal itu disebabkan oleh rasa frustasi masyarakat karena sikap aparat yang kurang tanggap," kata Sahroni, Minggu (22/3).

Jika terjadi pembiaran, maka akan muncul kekecewaan dari masyarakat. Dampaknya akan membuat warga enggan melaporkan kasus yang terjadi kepada aparat.

"Jadi masyarakat sudah geram akan tindak kriminal yang dilaporkan namun tidak segera ditindaklanjuti, bahkan kalau sampai ada pembiaran atau bahkan deal-dealan oknum dengan pelaku krinimal, maka terjadilah aksi-aksi seperti vandalisme, pelemparan petasan dan aksi-aksi main hakim sendiri lainnya,” imbuhnya.

Politikus Partai NasDem ini mengatakan, antara aparat dan masyarakat harus terjalin sinergitas yang baik. Sehingga, tercipta hubungan timbal balik saling menguntungkan.

“Karenanya saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga, karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja aparat. Di sisi lain, masyarakat yang peduli juga harus dirangkul untuk membantu kepolisian, bukan malah bertindak sendiri. Jadi harus ada sinergi yang kuat agar penegakan hukum berjalan efektif dan situasi tetap kondusif,” pungkas Sahroni.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore