Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Desember 2024 | 04.36 WIB

Pemkot Surabaya Punya Mobil Dinas Listrik, DPRD: Bagus, Harus Ditiru Transportasi Publik!

Ilustrasi bus listrik yang sedang mengisi daya sebelum bergegas menjemput penumpang di Terminal Purabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi bus listrik yang sedang mengisi daya sebelum bergegas menjemput penumpang di Terminal Purabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menyewa lima unit mobil listrik untuk digunakan sebagai kendaraan dinas. Ini menunjukkan bahwa Pemkot berkomitmen mendukung transformasi kendaraan listrik.

Terlepas dari harga sewa satu unit yang bisa mencapai Rp 13 juta per bulan, langkah berani pemkot untuk mengganti kendaraan dinas berbahan fosil menjadi listrik, mendapat respons positif dari DPRD Kota Surabaya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, apa yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya adalah langkah yang tepat. Mendukung tren energi hijau dengan beralih kendaraan listrik.

”Semoga sektor transportasi publik juga akan dilakukan langkah yang sama, baik pengadaannya dilakukan dengan APBD maupun menggandeng sektor swasta,” ujar Fathoni kepada JawaPos.com, Minggu (22/12).

Berdasar data Dishub, per 6 November 2024, Pemkot Surabaya sudah memiliki transportasi publik, berupa 28 unit Surabaya Bus, 102 Feeder Wira-wiri, 17 unit Trans Semanggi, dan 14 unit Trans Semanggi Bus Listrik.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia saat ini sedang berjuang untuk mengurangi ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM), yang selama ini dinilai memberatkan dan membuat neraca APBN tidak sehat.

”Konsumsi BBM kita akan berkurang sebesar 29,8 juta barel per hari, kalau kita sudah mampu mendorong konversi ini kendaraan berbahan fosil ke angka 13 juta motor listrik dan 2 juta mobil listrik,” imbuh Arif Fathoni.

Di sisi lain, untuk mengoptimalkan salah satu tujuan hadirnya kendaraan listrik, yakni mengurangi polusi, Fathoni berharap Pemkot bisa membuat kebijakan pengetatan kendaraan tua, yang masih lalu lalang di Surabaya.

”Agar rakyat Surabaya bisa menikmati langit Surabaya biru, tidak hitam pekat karena polusi yang ditimbulkan, salah satunya dari kendaraan truk tua yang masih dibiarkan beroperasi,” tukas Arif Fathoni, politikus Partai Golkar itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore