Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 April 2026, 04.20 WIB

Targetkan Rp 6,3 Miliar, Pemkot Surabaya Lelang 85 Kendaraan Dinas Lama demi Efisiensi BBM

Pemerintah Kota Surabaya melalui BPKAD kembali melelang 85 kendaraan dinas yang telah berusia lebih dari tujuh tahun. (Pemkot Surabaya) - Image

Pemerintah Kota Surabaya melalui BPKAD kembali melelang 85 kendaraan dinas yang telah berusia lebih dari tujuh tahun. (Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya melalui BPKAD kembali melelang 85 kendaraan dinas yang telah berusia lebih dari tujuh tahun, sebagai bagian dari upaya efisiensi dan optimalisasi aset daerah.

Lelang kendaraan roda dua, roda empat, hingga roda tiga ini ditargetkan mampu menyumbang pendapatan hingga Rp 6,3 miliar, sekaligus menekan konsumsi BBM melalui peremajaan armada operasional.

Kepala BPKAD Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, lelang kendaraan jumlah kendaraan yang dilelang ada 85 unit. Rinciannya, ada 70 unit kendaraan R4, 13 unit R2, dan 2 unit kendaraan roda tiga (R3).

“Jadi kendaraan yang usianya tujuh tahun itu kami kaji ulang untuk kita lakukan (lelang). Artinya apa? Di situ kan ada upaya-upaya melakukan penghematan (energi) benar-benar dilakukan secara masif,” ujarnya, Rabu (8/4).

Puluhan kendaraan operasional tersebut, lanjut Wiwik, sebagian sudah ada yang dilakukan proses lelang. Sementara sisanya, akan dilakukan lelang pada pekan depan. 

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang, Wiwiek menyampaikan, dapat melakukan pendaftaran melalui situs https://portal.lelang.go.id/ KPKNL dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. 

Setelah mendaftar, peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan dan prosedur lelang yang telah ditentukan dalam sistem, termasuk mengajukan surat usulan penjualan melalui KPKNL Surabaya.

Wiwiek menyebutkan, hasil lelang kendaraan pada tahun 2026 ditargetkan mampu mencapai Rp 6,3 miliar, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi anggaran daerah.

Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat menekan konsumsi BBM secara signifikan, seiring langkah Pemkot Surabaya yang sejak 2024 mulai beralih menggunakan kendaraan operasional berbasis listrik.

“Kendaraan listrik itu kan juga sudah dilakukan ya, penghematan di posisi BBM. Kita menggunakan sistem sewa, artinya kami sudah melakukan efisiensi terhadap pemakaian BBM,” pungkas Wiwiek.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore