JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperingati Hari Ibu dengan penuh semangat di Convention Hall, Rabu (18/12). Berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), acara ini diramaikan dengan tiga lomba menarik: lomba senam, lomba menghias hampers dari produk UMKM, dan lomba fashion show berkebaya.
Lomba senam menjadi sorotan karena diikuti oleh para lelaki sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap peran perempuan. Sementara itu, hasil lomba menghias hampers akan dibagikan kepada para veteran wanita di Surabaya sebagai wujud penghargaan atas jasa mereka.
Dalam acara ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan, yang mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, menyampaikan pesan penting tentang peran perempuan dalam pembangunan kota. "Selamat Hari Ibu untuk semua wanita hebat di Kota Pahlawan. Surabaya adalah kota yang mengutamakan kesetaraan gender, terlihat dari banyaknya pimpinan perempuan di berbagai posisi strategis seperti kepala OPD, camat, dan lurah," ujarnya di Surabaya, Rabu (18/12).
Ia menegaskan bahwa Surabaya tidak membatasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. "Ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun kesehatan," tambahnya.
Ikhsan juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan bagi perempuan, terutama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. "Kami mendekatkan layanan kesehatan melalui Balai RW agar perempuan dapat lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan. Dengan layanan yang lebih dekat, risiko kesehatan serius bisa diketahui lebih cepat," jelasnya.
Di bidang ekonomi, Pemkot Surabaya terus mendorong perempuan untuk berdaya melalui program padat karya. Ibu rumah tangga diberikan peluang untuk membuka usaha sesuai dengan keahlian mereka, seperti toko kelontong atau usaha lainnya. "Perempuan yang berdaya secara ekonomi akan membawa kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat," imbuhnya.
Ketua DWP Kota Surabaya, Shinta Setia Ikhsan, menegaskan komitmen DWP untuk terus berkolaborasi dengan Pemkot dalam pemberdayaan perempuan. Salah satu program unggulannya adalah "Perempuan Menyapa dan Berdaya Menuju Indonesia Emas," yang bertujuan memperkokoh peran perempuan dalam pembangunan.
"Kami berharap semua perempuan berani mengaktualisasi diri, belajar, dan terus mengembangkan kemampuan. Jangan takut mengambil langkah, keputusan, atau berkolaborasi karena itu kunci kesuksesan perempuan di masa depan," pesan Shinta.
Dengan peringatan Hari Ibu ini, Pemkot Surabaya tidak hanya mengapresiasi peran perempuan, tetapi juga berkomitmen memperkuat pemberdayaan mereka melalui berbagai program yang mendukung kesehatan, ekonomi, dan kesetaraan gender. Ini menjadi langkah nyata Surabaya dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.