Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 November 2024 | 15.20 WIB

Ambil Alih Kasus, Polda Jatim Tangkap Pelaku Pembacokan Pendukung Cabup Sampang

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan keterangan pers terkait penanganan kasus insiden Ketapang Laok di Mapolres Sampang, Senin (18/11). (Polres Sampang/Antara) - Image

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan keterangan pers terkait penanganan kasus insiden Ketapang Laok di Mapolres Sampang, Senin (18/11). (Polres Sampang/Antara)

JawaPos.com–Polda Jawa Timur menangkap salah seorang pelaku pembacokan pendukung Calon Bupati Sampang dalam insiden yang terjadi pada 17 November.

”Alhamdulillah kami telah mengamankan satu orang tersangka berinisial FS. Dan mudah-mudahan dengan penangkapan satu orang tersangka ini nanti bisa cepat dikembangkan ke tersangka lain,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto seperti dilansir dari Antara.

Saat ini, tersangka ditahan di Mapolda Jatim. Polisi akan terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap tersangka lainnya.

”Karena itu, saya juga memohon doa kepada rekan-rekan dan masyarakat di Kabupaten Sampang ini semoga kita bisa menangkap pelaku lain, kita proses, dan kita tegakkan hukum seadil-adilnya,” ujar kapolda Imam Sugianto.

Dia menjelaskan, penanganan kasus Insiden Ketapang Laok sengaja diambil alih Polda Jatim. Tujuannya agar Polres Sampang lebih fokus pada pengamanan tahap pilkada.

Kasus pembacokan oleh segerombolan orang itu menimpa pendukung pasangan Calon Bupati Sampang Slamet Junaidi-Achmad Machfudz (Jimat Sakteh) bernama Jimmy Sugito Putra, warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Jimmy merupakan saksi dari pasangan Calon Bupati Slamet Junaidi-Achmad Mahfudz (Jimat Sakteh), seperti yang disampaikan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Jimat Sakteh, Surya Noviantoro, Minggu (17/11) malam.

Insiden berdarah itu terjadi setelah Calon Bupati Slamet Junaidi berkunjung ke salah satu tokoh agama di Ketapang dan sempat dihadang massa bersenjata celurit, tapi berhasil lolos melalui jalan lain. Selanjutnya, para penghadang masuk ke area lokasi yang dikunjungi Slamet Junaidi. Sejumlah orang itu sempat cekcok mulut, hingga akhirnya terjadi penganiayaan.

Pada Pilkada serentak yang akan digelar digelar 27 November 2024, korban mendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sampang nomor urut 2, yakni 'Jimat Sakteh dan ditunjuk sebagai saksi. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ketapang namun jiwanya tidak tertolong karena mengalami pendarahan aktif, akibat sabetan senjata tajam di bagian muka, punggung, dan tangan. Pada pukul 17.15 WIB, Minggu (17/11) korban meninggal dunia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore