Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 November 2024 | 06.51 WIB

Debat Pilgub Ketiga Jatim, Khofifah dan Luluk Adu Strategi Pengelolaan Sampah

Calon Gubernur petahana Khofifah Indar Parawansa (kiri). (Tangkapan layar YouTube KPU Jatim) - Image

Calon Gubernur petahana Khofifah Indar Parawansa (kiri). (Tangkapan layar YouTube KPU Jatim)

 
JawaPos.com - Panggung debat ketiga Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) berjalan seru. Masing-masing pasangan calon beradu gagasan terkait pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup.
 
Pengelolaan sampah pun menjadi bahasan dari debat pamungkas ini. Menariknya, Calon Gubernur nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah, menyebut Pemprov Jawa Timur gagal menyelesaikan persoalan tersebut.
 
Luluk mengatakan berdasarkan sistem informasi pengelolaan sampah nasional, Jawa Timur memproduksi sampah begitu besar. Yakni 5-6 juta ton per tahun.
 
 
 
"Namun hanya memiliki kemampuan (pengelolaan, Red) 2,6 juta per tahun. Berarti Pemprov Jatim gagal untuk meng-encourage yang terkait pengelolaan sampah," ujar kader PKB  tersebut.
 
Menanggapi pernyataan Luluk, Calon Gubernur petahana Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pengelolaan sampah sesungguhnya menjadi fokus pengelolaan sampah setiap pemerintah kabupaten dan kota.
 
"Pemprov Jatim mengambil posisi membangun partnership semua elemen strategis. Oleh karena itu, bank sampah setiap keluarga kita inisiasi dan integrasikan," ujar Khofifah menanggapi Luluk.
 
Dia juga menekankan edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah adalah langkah yang penting. Bagaimana mereka bisa memilah dan memilih sampah dari rumah masing-masing.
 
Lebih lanjut, beberapa pesantren yang berhasil mengubah sampah menjadi pundi-pundi uang (pendapatan), turut diapresiasi oleh Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 tersebut.
 
“Hari ini, sangat banyak pesantren yang mulai menjadikan sampah sebagai rupiah. Proses-proses ini harus menjadi kesadaran dan pelajaran bersama," tutur Khofifah.
 
Terkait limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang memerlukan penanganan khusus, Khofifah memastikan Pemprov Jatim telah menyediakan lahan khusus untuk pembuangan limbah B3 di Dapur Blandong, Mojokerto. 
 
“Persoalan sampah ini harus diatasi bersama melibatkan sekian banyak elemen, berbasis rumah tangga, berbasis keluarga. Sampah menjadi berkah dan itu menjadi kesadaran bersama," tukas Khofifah. 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore