Ivan Sugianto memakai baju tahanan usai ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (14/11). (Polda Jawa Timur)
JawaPos.com – Ivan Sugianto, pelaku intimidasi terhadap siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, sudah ditetapkan Polrestabes Surabaya sebagai tersangka dan telah pula ditahan. Dia pun terancam hukuman 3 tahun.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto menyebut pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 335 ayat 1 butir 1 KUHP. "Untuk motifnya, saya kira-kira sudah pada tahu dan paham bahwa tersangka ini tidak terima anaknya di-bully," jelasnya dalam jumpa pers di Polrestabes Surabaya pada Kamis (14/11) malam.
Ivan melakukan tindakan perundungan yang menjadikannya tersangka saat bubaran sekolah SMA Kristen Gloria 2. Dia menemui korban setelah mendapat aduan sang anak yang mengaku di-bully. Dalam insiden yang videonya kemudian beredar luas dan mendapat sorotan luas itu, Ivan tak hanya memerintah korban untuk jongkok, tapi juga –maaf– menggonggong.
Dia ditangkap di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Kamis pukul 16.00 setelah terbang dari Jakarta. Karena besarnya atensi masyarakat, meski yang menangani kasusnya Polrestabes Surabaya, Polda Jatim ikut turun tangan.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto mengungkapkan, penahanan terhadap tersangka di ruang tahanan Polrestabes Surabaya dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan kurang lebih tiga jam.
Menurut dia, sebelum dilakukan penahanan, tersangka juga terlebih dahulu diperiksa kesehatannya dan hasilnya dinyatakan sehat oleh tim dokter. Dari kasus tersebut, Dirmanto mengatakan, hingga saat ini tersangkanya hanya yang bersangkutan.
Meski demikian, pihaknya memungkinkan masih akan ada pemeriksaan saksi tambahan. Termasuk di antaranya dari saksi ahli.
Dirmanto pun mengimbau kepada para orang tua, jika anaknya berseteru dengan anak lain (kasus anak dengan anak, Red) seperti yang menjadi pemicu kasus ini, agar diselesaikan secara kekeluargaan. Baik dengan orang tua maupun dengan sekolah. "Tidak perlu marah-marah. Apalagi malah menambah memanaskan suasana," ujarnya.
Picu Trauma
Ditemui di kantornya di Surabaya kemarin (15/11), kuasa hukum SMA Kristen Gloria 2 Sudiman Sidabukke mengakui mengetahui penangkapan Ivan lewat berita. Sidabukke menyatakan, pihaknya secara proaktif membuat pengaduan karena adanya gangguan sejak peristiwa tersebut.
"Saat momen peristiwa itu, banyak orang tua murid ke sekolah dan meminta sejauh mana tanggung jawab sekolah terhadap anak didiknya. Karena kejadian itu juga sangat membawa trauma, sebab berlangsung pas bubaran sekolah,” tegasnya.
Pria yang sempat mengajar di Universitas Surabaya itu menjelaskan, pihak SMA Kristen Gloria 2 menyerahkan sepenuhnya permasalahan tersebut kepada aparat hukum. Tidak ada tuntutan spesifik untuk permohonan maaf pada publik maupun kompensasi finansial.
Sidabukke menjelaskan, meski mewakili sekolah, dia tidak berkomunikasi dengan pihak korban maupun orang tuanya. Dia mengakui, persoalan itu sederhana dan cukup banyak ditemui.
"Anak-anak saling bully itu tentu tidak boleh. Ada sanksinya, tapi ada cara penyelesaiannya. Cara penyelesaian (dalam kasus SMAK Gloria 2 dengan Ivan) itulah yang perlu dievaluasi karena tidak pada tempatnya,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
