Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Agustus 2024 | 18.19 WIB

Banyak Kasus Gagal Ginjal pada Anak, Eri Cahyadi Minta Dinkes Surabaya Cek Rutin Makanan di Kantin Sekolah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat  meninjau MPLS di salah satu sekolah beberapa waktu lalu. (Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau MPLS di salah satu sekolah beberapa waktu lalu. (Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya kasus gagal ginjal pada anak di Surabaya.

Namun, guna mengantisipasi penyakit tersebut, dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya untuk mengecek kandungan gizi makanan yang dijual di kantin sekolah. Selain itu, siswa diminta tidak jajan sembarangan di luar sekolah.

Menurut Eri, dinkes dan sekolah sudah rutin mengecek gizi makanan yang dijual di kantin sekolah. Sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya kandungan zat yang membahayakan.

”Tapi, pengecekan terus berlanjut,” ujarnya. Eri meminta sekolah menutup pintu gerbang saat jam istirahat. Tujuannya, mencegah anak jajan di luar sekolah. ”Sehingga makanan anak-anak bisa dijaga,” terangnya.

Menurut dia, kasus gagal ginjal pada anak terjadi karena kandungan makanan yang dikonsumsi mengandung zat kimia yang berlebih. Itu membuat fungsi organ tubuh anak terganggu.

”Kami akan perkuat lagi. Di setiap sekolah siswa tidak boleh jajan di luar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eri meminta orang tua juga ikut membantu dalam mencegah penyakit gagal ginjal pada anak. Caranya adalah dengan memberikan bekal yang bergizi.

”Bila anak bawa bekal, mereka tidak jajan di luar sekolah,” paparnya. (omy/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore