Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Agustus 2024 | 13.19 WIB

Dishub Surabaya Tambah Rute Feeder Wirawiri Layani hingga Perkampungan dan Kawasan Wisata

Kendaraan angkutan masal feeder Wirawiri di Kota Surabaya. (Pemkot Surabaya/Antara) - Image

Kendaraan angkutan masal feeder Wirawiri di Kota Surabaya. (Pemkot Surabaya/Antara)

JawaPos.com–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menambah rute angkutan publik feeder Wirawiri pada akhir 2024. Itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi publik di Kota Pahlawan.

Ketua Tim Perencanaan dan Pengembangan Angkutan Bidang Angkutan Dishub Kota Surabaya Ismanto mengatakan, dari data Juli 2023 hingga Juni 2024 terjadi peningkatan penumpang dua kali lipat. ”Masyarakat Kota Pahlawan semakin berminat menggunakan moda transportasi umum dari pada kendaraan pribadi,” kata Ismanto seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, melihat minat masyarakat yang semakin tinggi pada moda transportasi berdimensi kecil itu, Dishub Kota Surabaya kembali menambah rute dan unit feeder Wirawiri dan Suroboyo Bus pada akhir 2024 dari tujuh rute feeder Wirawiri yang sudah ada.

”Rute baru Suroboyo Bus direncanakan akan mengisi rute Terminal Purabaya-Unair Kampus C. Sedangkan, rute terbaru feeder Wirawiri akan melayani kawasan permukiman atau perkampungan dan terkoneksi dengan rute trans (Suroboyo Bus) atau kawasan wisata,” papar Ismanto.

Dia menjelaskan, untuk mengisi penambahan rute tersebut disiapkan 50 unit baru, yang terdiri atas 12 unit Suroboyo Bus dan sisanya unit feeder Wirawiri.

”Sebanyak 50 unit baru, kalau yang sudah beroperasi ada 56 feeder Wirawiri dan 45 Suroboyo Bus,” terang Ismanto.

Ismanto mengatakan, saat ini sedang dilakukan persiapan dan pendekatan kepada masyarakat terkait penambahan rute. Dishub Kota Surabaya mencatat kenaikan penumpang feeder Wirawiri selama hampir satu tahun lebih beroperasi.

”Jumlah penumpang feeder Wirawiri cenderung mengalami peningkatan. Pada Juli 2023 tercatat ada sebanyak 64.054 penumpang, jumlah ini terus meningkat menjadi 121.250 penumpang pada Juni 2024,” tutur Ismanto.

Dia menambahkan, terdapat beberapa alasan yang membuat masyarakat memilih feeder Wirawiri sebagai transportasi sehari-hari. Yakni kesadaran masyarakat untuk membantu mengurangi kemacetan dengan memanfaatkan transportasi publik sudah mulai meningkat.

”Selain itu, tarif Feeder WiraWiri yang relatif murah dan tidak perlu membayar lagi jika akan berganti kendaraan, baik itu Suroboyo Bus ataupun feeder Wirawiri lainnya. Tarif yang terintegrasi tersebut berlaku selama dua jam perjalanan,” tutur Ismanto.

Rute-rute feeder Wirawiri menjangkau ke kawasan permukiman sehingga masyarakat semakin dekat dengan layanan angkutan umum. ”Rute Suroboyo Bus dan feeder Wirawiri ​​​​​​​juga sudah terkoneksi dengan moda lain, seperti Stasiun Pasar Turi, Stasiun Gubeng, Stasiun Wonokromo, dan Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Ismanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore