
Sugeng Santoso dan Wirawan Dwi memulai bersepeda sejauh 1.945 KM dari Tugu Pahlawan menuju ke IKN Nusantara, Kamis (1/8). (Istimewa)
JawaPos.com–Jika umumnya, kemerdekaan RI diperingati dengan berbagai lomba, Sugeng Santoso, 64; dan Wirawan Dwi, 42, punya cara berbeda. Keduanya memulai bersepeda sejauh 1.945 KM menuju ke IKN Nusantara, Kamis (1/8).
Dua pesepeda asal Sidoarjo itu memilih memulai perjalanan dari Tugu Pahlawan dan Titik Nol Surabaya, Kamis (1/8). Surabaya sebagai kota pahlawan dianggap tepat, untuk mewakili semangat perjalanan menempuh 1.945 kilometer itu.
”Mudah-mudahan semangat para pahlawan ini menguatkan kami saat menempuh jalan ribuan kilometer itu,” ujar Wirawan.
Wirawan menjelaskan, perjalanan ke IKN Nusantara dengan bersepeda ini diberi tema 1.945 KM, Bersepeda untuk Indonesia. Angka 1945 diambil dari tahun kemerdekaan Indonesia. Selain itu, tema dipilih untuk mewakili rasa syukurnya pada Indonesia, tempat dengan beragam keragaman namun dengan toleransi yang begitu tinggi.
”Indonesia ini punya 1.340 suku, 715 bahasa daerah, dan ada 6 agama, tapi kita punya toleransi yang sangat tinggi. Kita masih sangat nyaman berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman yang berbeda suku, ras, maupun agama. Hanya ada di Indonesia. Coba kalo di luar negeri, beda suku atau agama, gesekannya bisa luar biasa,” kata Wirawan, pria 42 tahun itu.
Menurut Wirawan, perjalanan bersepeda dilakukan, dalam rangka bersyukur telah terlahir dan dibesarkan di Indonesia.
”Dengan beragam dinamika di negeri ini, kami bersyukur sudah terlahir dan besar di Indonesia, alhamdulillah. Perjalanan kami ini juga akan mengekplorasi tempat wisata dan kuliner Indonesia, kami akan posting di medsos kami,” kata Wirawan, yang aktif di komunitas sepeda GXid Gerbangkertosusila itu.
Sementara itu, Sugeng Santoso menyampaikan, alasan mengapa Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi tujuan dari bersepeda. ”IKN Nusantara ini masa depan Indonesia setelah DPR menyetujui RUU yang kini sudah menjadi undang-undang. Karena itu, kami juga ingin bersepeda dan melakukan upacara di sana,” kata Sugeng pria yang sering dipanggil Opa Sugai itu.
Sugeng menyampaikan, perjalanan 1.945 KM dimulai dari Kota Pahlawan Surabaya lalu terbang ke Pontianak.
”Kami akan melewati empat provinsi, Kalbar, Kalteng, Kalsel, lalu finish di Bontang, Kaltim. Target kami 17 Agustus, bisa sampai IKN dan upacara di sana,” papar Sugeng, pria 64 tahun yang pernah bersepeda ke Mekkah itu.
Sugeng berharap perjalanan itu bisa memberi motivasi pada yang lain, khususnya untuk generasi muda dalam memperingati kemerdekaan RI. Perjalanan start kedua cyclist di Tugu Pahlawan Surabaya ditemani beberapa cyclist dari Komunitas GXid Gerbangkertosusila.
Di perjalanan, Sugeng mengaku akan bertemu komunitas bersepeda Equator dari Bandung yang juga akan melakukan perjalanan bersepeda ke Kalimantan.
”Sluman, slumun, slamet, mohon doanya untuk kami,” ucap Sugeng.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
