
Indonesian Packaging Federation (IPF) kampanye sustain sustainability package. (Istimewa)
JawaPos.com–Indonesian Packaging Federation (IPF) berkomitmen terhadap kemasan yang bersifat berkelanjutan untuk lingkungan. IPF mewujudkan komitmen itu dalam bentuk kampanye nasional bertajuk sustain sustainability package.
Kampanye tersebut bagian dari ajang PackindoStar 2024 kompetisi tahunan yang bertujuan mendorong inovasi dalam industri pengemasan di Indonesia. Melalui kampanye penanganan sampah nasional di East Food Pack Surabaya, IPF mengenalkan Sustainability Awards yang dibagi menjadi dua sub-kategori. Yaitu, komersial dan konsep.
Business Development Director IPF Ariana Susanti mengatakan, selama ini, tak jarang pemilik merek dihadapkan terhadap tantangan memenuhi peraturan KLHK mengenai kemasan sesuai prinsip ekonomi sirkular.
”Kami menilai para pemilik merek ini kesulitan salah satunya disebabkan kurangnya informasi terhadap bahan baku alternatif yang memenuhi persyaratan keberlanjutan. Saat ini, ada banyak tuntutan dari pasar kaitannya keberlanjutan. Sehingga diterima tidaknya atau mau tidak mau, kita harus mengikuti ketentuan aturanitu,” terang Ariana saat Press Conference PackindoStar 2024 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya.
Dia menilai, inovasi dalam kemasan berkelanjutan menjadi kunci untuk masa depan yang lebih baik. Sustainability Awards dan kampanye nasional tersebut bisa memberikan inspirasi kepada seluruh pelaku industry pengemasan.
”Award ini menjadi kesempatan emas bagi industri pengemasan di Indonesia. Termasuk di Asia hingga dunia,” imbuh Ariana Susanti.
Sementara itu, Education & Sustainability Director Putut Pramono berharap lewat kampanye tersebut dapat meningkatkan kesadaran dalam bertindak nyata jika persoalan terkait pengelolaan sampah dan pemakaian kemasan berkelanjutan bisa membuat Indonesia menjadi contoh. Terutama bagi negara lain.
”Inisiatif penyelenggaraan ini karena persoalan masalah pengelolaan sampah. Kerena sampah itu berkaitan erat dengan material yang tidak bisa didaur ulang. Sehingga, desain kemasan harus sesuai pada material yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali untuk dapat meminimalisir dampak minim terhadap lingkungan dalam proses berikutnya,” papar Putut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
