
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (DPRD Surabaya/Antara)
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai merealisasikan pembangunan terowongan bawah tanah penghubung antara Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Pembangunan Terowongan Jalan Joyoboyo itu dijadwalkan mulai 15 Juni - 11 Oktober.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati justru merasa khawatir dengan proses pembangunan terowongan atau Tunnel Joyoboyo. Politikus PKS Surabaya itu khawatir imbas pembangunan tunnel itu mengganggu pengguna jalan raya di sekitar.
”Terutama yang kerap melintas lewat ke Terminal Intermoda Joyoboyo Surabaya dari arah Karangpilang dan Gunungsari,” papar Aning.
Menurut Aning, jalang yang ditutup imbas pembangunan Tunnel Joyoboyo adalah akses vital. Jalan tersebut merupakan akses perekonomian yang menghubungkan Surabaya selatan dan jalur alternatif Surabaya barat ke Lakarsantri.
”Penutupan jalan harus diatur manajemen rekayasa lalu lintasnya. Meski, arus lalu lintas diarahkan ke Jalan Hayam Wuruk, Brawijaya, dan Jalan Joyoboyo sisi selatan. Tapi petugas Dinas Perhubungan Surabaya harus siaga jika kemungkinan terjadi arus lalu lintas padat merayap ketika pagi atau sore,” jelas Aning yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya itu.
Sebelumnya, Ketua Tim Angkutan Jalan dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Ali Mustofa mengatakan, Jalan Joyoboyo akan dilakukan penutupan selama proses pengerjaan terowongan. Pengendara yang biasa melintas di jalan tersebut, dapat melalui beberapa alternatif lain.
”Rencana penutupan jalan ini berlangsung mulai 15 Juni sampai dengan 11 Oktober. Namun kita berusaha untuk mempercepat pekerjaan,” kata Ali Mustofa.
Menurut dia, proses pengerjaan Terowongan Joyoboyo dimulai dari sisi tengah atau median jalan. Kemudian pengerjaan dilanjutkan bersamaan menuju arah sisi utara di pintu masuk KBS dan terminal pada sisi barat.
”Diharapkan dengan pekerjaan yang ada di tengah ini lebih cepat. Sehingga penutupan jalan tidak sampai 4 bulan, cukup 3 bulan. Tapi kita mengantisipasi, karena sesuai kontrak di 11 Oktober,” ujar Ali Mustofa.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
