Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 April 2024 | 04.21 WIB

Optimalkan Trans Jatim Koridor Surabaya-Bangkalan, DPRD Jatim Minta Pemprov Gandeng Pemkab dan Pemkot untuk Pengembangannya

Pemprov Jatim diharapkan bisa segera mewujudkan Bus Trans Jatim Koridor V yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Bangkalan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)

 
JawaPos.com –  Optimalkan operasional Bus Trans Jatim, Komisi D DPRD Jatim meminta agar pemerintah provinsi (Pemprov) bisa menggandeng pemerintah kabupaten/kota terkait, dalam mengembangkan koridor Bus Trans Jatim tersebut.
 
Dilansir Radar Surabaya JawaPos Grup, Minggu (28/4), Komisi D memberi contoh, di Kota Surabaya, Bus Trans Jatim Koridor I ini belum bisa masuk ke jalur dalam kota.
 
"Sehingga, ke depan harus koordinasi dengan baik bersama kabupaten/kota agar Bus Trans Jatim bisa masuk ke wilayah perkotaan," ungkap Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Ashari, pada Kamis (25/4).
 
 
Lebih jauh, Ashari pun turut mendukung rencana Pemprov untuk segera meluncurkan Bus Trans Jatim hingga dapat mengaspal ke kawasan Madura.
 
Menurutnya, bus dengan tarif murah ini bisa menjadi transportasi publik idaman masyarakat lokal. Selain itu, bus ini juga bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
"Madura sangat butuh terhadap Bus Trans Jatim. Karena banyak taksi gelap plat hitam di Madura dibanding pelat kuning. Tentu itu bisa merugikan masyarakat dan keamanan masyarakat juga tidak sepenuhnya terjamin. Kalau Bus Trans Jatim di Madura, maka bisa mengurangi tingkat kecelakaan," jelasnya.
 
 
Terpisah, anggota Komisi C DPRD Jatim Mahhud mengatakan bahwa dirinya sangat setuju dengan rencana peluncuran Koridor V Trans Jatim yang operasionalnya akan menjangkau hingga ke Bangkalan.
 
"Saya sangat apresiasi kehadiran Trans Jatim karena akan sangat membantu masyarakat Madura, khususnya Bangkalan," ungkapnya.
 
Namun, menurutnya, tempat pemberhentian bus di Bangkalan masih belum memiliki fasilitas yang memadai. "Di Bangkalan itu sudah ada dan sudah dibangun terminal Tipe A tapi justru itu malah mangkrak dan tidak terawat," lanjutnya.
 
 
Meski begitu, Mahhud mengakui bahwa terminal Tipe A Bangkalan tersebut letaknya sangat strategis, karena dekat dengan Jembatan Suramadu. Menurutnya ini akan sangat pas untuk mengakomodir operasional Bus Trans Jatim.
 
Ia juga menyebut masukan tersebut sudah disampaikan kepada pihak Dishub. "Kita sudah minta kepada Dishub untuk melakukan pembenahan di terminal Tipe A Bangkalan," katanya.
 
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono menuturkan, Bus Trans Jatim Koridor V (Surabaya - Bangkalan) akan melewati Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya, Suramadu, dan Makam Syaikhona Kholil Bangkalan Madura.
 
 
"Jadi Bus Trans Jatim koridor V ini memang bisa digunakan sebagai sarana wisata religi," katanya sambil menambahkan jumlah armada yang disediakan untuk koridor ini adalah sebanyak 15 unit.
 
Yakni, 14 unit armada yang akan beroperasi dan satu armada untuk cadangan. Untuk mendukung rute sepanjang 59 km, Bus Trans Jatim Surabaya - Bangkalan juga akan menyediakan delapan halte di rute yang dilalui.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore