Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 April 2024 | 17.15 WIB

Tambah Kapasitas Box Culvert, Pemkot Surabaya Targetkan Dukuh Kupang Barat Bebas Banjir

Pembangunan Box Culvert di Dukuh Kupang Barat Surabaya./surabaya.go.id - Image

Pembangunan Box Culvert di Dukuh Kupang Barat Surabaya./surabaya.go.id

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mewujudkan kota bebas banjir dan genangan saat musim hujan. Salah satunya melalui perbaikan sistem drainase di titik-titik rawan banjir.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah mengebut pembangunan saluran di Jalan Dukuh Kupang Barat I, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, salah satu titik di Surabaya yang rawan banjir.

Demi kelancaran pembangunan, Pemkot Surabaya terus berkoodinasi dengan pemilik jaringan utilitas dan warga yang terdampak proyek tersebut.

Hal itu dilakukan untuk bersiaga melakukan penanganan jika nantinya terjadi gangguan utilitas akibat pembangunan saluran tersebut dan tidak sampai menganggu aktivitas warga.

“Kami sudah memperhitungkan adanya utilitas dan sebagainya yang ada di sini. Misalnya berkoordinasi dengan PDAM, bahkan ada personil dari PDAM yang on call jika ada jaringan yang putus, bisa dihubungi, kemudian bisa langsung dikerjakan,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, Rabu (24/4) seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.

Penyebabnya adalah tanah galian mengalami longsor dan menimpa pipa PDAM yang posisinya melintang.

“Ketarik karena longsor, pipanya ketarik. Jadi itu bukan karena kegaruk (alat berat), akan tetapi karena longsor saat hujan sehingga pipanya keseret hingga melengkung, ketarik akhirnya putus,” beber Syamsul.

Ia menambahkan, terputusnya aliran air PDAM akibat tertimpa tanah galian longsor tersebut sampai terjadi tiga kali, yaitu pada Selasa (23/4) sore dan malam, serta Rabu (24/4) pagi.

“Selasa (23/4) sore sudah diperbaiki, kemudian malamnya copot lagi, jam 1 malamnya itu diperbaiki lagi. Nah, Rabu (24/4) pagi tadi copot lagi, kini sudah diperbaiki,” sebutnya.

Meskipun sempat terjadi gangguan yang menimpa jaringan utilitas, namun pembangunan box culvert di Dukuh Kupang Barat 1 harus tetap berlanjut.

Sebagai informasi, Pemkot Surabaya bahkan menambah kapasitas box culvert dari yang hanya berukuran 1x1 meter, menjadi 2x2 dan 3x3 meter.

“Ini panjangnya 220 meter, terbagi menjadi dua box-nya, tipenya ada dua yang 2x2 meter dan satunya 3x3 meter. Yang 3x3 itu karena space-nya agak besar, kita maksimalkan untuk daya tampungannya,” jelasnya.

Nantinya, proses pemasangan dilakukan secara bertahap, yaitu diawali dengan mengganti box culvert berukuran 2x2 meter.

“Dari hilir dulu yang kita kerjakan 2x2 meter, nanti selanjutnya yang 3x3 meter,” kata Syamsul.

Sejauh ini, proses pengerjaannya baru mencapai 9 persen, dengan target empat bulan sudah terpasang semua.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore