Ilustrasi perbaikan jalan. (Antara / M. Mahfudz Muntaha via Radar Tuban)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) akan melakukan betonisasi dan pengaspalan jalan Kedung Baruk - Jalan Raya Kalirungkut. Perbaikan ruas jalan tersebut akan dikerjakan pada awal Mei mendatang.
Nantinya, pembangunan jalan tersebut akan dibagi dalam lima segmen pekerjaan. Segmen pertama adalah peninggian jalan menggunakan aspal di pertigaan traffic light Jalan Raya Kalirungkut ke arah Jalan Raya Kedung Baruk.
“Pertigaan setelah traffic light itu kan ada dua jalur yang dipisahkan dengan median jalan. Nah, untuk jalur yang mengarah ke traffic light MERR itu akan dilakukan peninggian jalan (pengaspalan). Sedangkan di jalur sebelahnya, itu dilakukan rigid (betonisasi) sepanjang kurang lebih 50 meter,” kata Kepala Bidang Jembatan dan Jalan DSDABM Surabaya, Adi Gunita, Selasa (23/4) seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.
Ia menjelaskan, pada segmen pertama, panjang jalan yang dilakukan perbaikan oleh DSDABM Surabaya mencapai 349 meter.
Kemudian pada segmen kedua, panjang jalan yang diperbaiki adalah 410 meter, yakni mulai traffic light dari arah MERR hingga ke Jalan Raya Kedung Baruk sisi timur.
Di sepanjang jalan tersebut, dilakukan betonisasi sekitar 100 meter, mulai dari perempatan traffic light MERR ke arah Jalan Raya Kedung Baruk sisi timur.
“Nah, setelah itu peninggian jalan berupa aspal, mengikuti elevasi yang sudah tinggi di depannya Hotel Novotel Samator itu,” jelas Adi.
Usai segmen kedua, perbaikan dilanjutkan dengan pengerjaan segmen ketiga sepanjang 350 meter, yaitu di depan Jalan Raya Kalirungkut, tepatnya di depan pertokoan Rungkut Megah Raya.
Di jalan tersebut, peninggian jalan diikuti dengan pengaspalan yang dimulai dari pertigaan traffic light hingga ke arah selatan Jalan Raya Kalirungkut.
“Kita lakukan peninggian jalan berupa aspal. Sebenarnya tahun lalu di situ kan sudah dilakukan peninggian, namun masih ada beberapa spot yang masih belum ditinggikan,” lanjutnya.
Kedepannya, peninggian jalan tersebut akan dilanjutkan hingga segmen keempat dan kelima, yaitu ke arah pertigaan traffic light depan Pos Pembantu Pemadam Kebakaran Kalirungkut.
“Kalau yang di depan pertigaan Kalirungkut itu kita lakukan betonisasi,” ujarnya lagi.
Ia menambahkan, demi terciptanya suasana kondusif dalam proyek pengerjaan jalan tersebut, pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan kepada Kelurahan dan Kecamatan Rungkut.
“Jadi kawasan itu kan banyak perdagangan dan jasa ya, kita memberikan surat pemberitahuan ke kelurahan dan kecamatan supaya nanti diteruskan ke pemilik persil. Agar nantinya bisa mencari alternatif lain untuk jalan keluar masuknya,” ujarnya.
Proses betonisasi pembangunan Jalan Raya Kedung Baruk - Jalan Raya Kalirungkut nantinya akan diutamakan pengerjaannya. Dengan demikian, pengerjaan segmen pertama tentu akan menutup Jalan Raya Kedung Baruk.
Akibatnya, pengendara dari arah Jalan Panjang Jiwo dan Jalan Prapen yang akan menuju ke arah MERR atau Jalan Gunung Anyar akan sedikit terganggu.
Penutupan jalan itu membuat mereka harus memutar melewati Jalan Raya Kalirungkut ke arah Jalan Rungkut Madya.
“Kita harapkan pengerjaan tersebut bisa selesai satu setengah bulan atau paling lama dua bulan, baru nanti pengaspalannya," imbuh Adi.
Saat pengaspalan, penutupan jalan tidak akan diutamakan karena bisa dilakukan dengan penerapan buka tutup lajur saja.
"Tapi kalau (pengaspalan) di Jalan Raya Kedung Baruk, harus kita tutup seperti di Dupak beberapa waktu lalu,” pungkasnya.