
TERTUNDUK: Tim Respatti amankan tujuh remaja diduga hendak tawuran. Polisi membawa mereka ke Polsek Simokerto. (FOTO: ISTIMEWA)
JawaPos.com - Geng remaja di Surabaya masih marak serta terus melakukan tindakan melanggar meskipun telah dilarang oleh Polisi dan Pemerintah Kota Surabaya.
Tim Respon Cepat Tindak (Respatti) Satuan Samapta Polrestabes Surabaya mengambil langkah tegas dengan berhasil menangkap sejumlah anggota geng remaja yang terlibat dalam kerusuhan di Sidoyoso Wetan Surabaya.
Melansir Radar Surabaya, dalam operasi penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tujuh remaja ketika mereka berada di lokasi kejadian.
Sebelumnya, dua anggota geng remaja juga telah diamankan di kawasan Gembong Sawah Surabaya.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, melalui Kasi Humas AKP Haryoko Widhi, mengungkapkan bahwa beberapa remaja mencoba melarikan diri ketika menyadari kehadiran polisi. Namun, upaya tersebut tidak berhasil, dan ketujuh remaja berhasil diamankan.
"Kami akhirnya amankan tujuh orang di lokasi," kata Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Teguh Santoso melalui Kasi Humas AKP Haryoko Widhi, Sabtu (20/4).
Menariknya, ketujuh remaja ini berasal dari dua geng yang berbeda, yakni anggota geng Warriors Kacaw SBY dan Pasukan Senyap.
Saat digeledah di tempat kejadian, polisi menemukan pil LL di tangan salah seorang remaja tersebut. Pil tersebut disembunyikan dalam bungkus rokok yang dibawa oleh remaja tersebut.
"Kami amankan 40 butir pil LL dari salah satu remaja. Pil tersebut disimpan dalam bungkus rokok yang dibawa remaja tersebut," katanya.
Remaja yang membawa pil tersebut berinisial AS, berusia 14 tahun, yang beralamat di Kenjeran, Surabaya. Diduga kuat pil tersebut akan dijual oleh AS.
Dia menyatakan bahwa tim telah menyerahkan AS ke Polsek Simokerto untuk diselidiki lebih lanjut. Dia juga mengatakan bahwa barang bukti berupa sepeda motor dan handphone (HP) milik remaja tersebut telah diserahkan.
"Kami serahkan ke Polsek Simokerto untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan. Kami juga serahkan barang bukti sepeda motor dan handphone (HP) milik remaja ini," terangnya.
Sementara itu, enam remaja lainnya telah diserahkan ke Polsek Simokerto untuk diproses. Mereka adalah MB (16 tahun), warga Semampir, Surabaya, ANH (14 tahun), warga Sawahan, Surabaya, MS (15 tahun), Al (14 tahun), warga Kenjeran, Surabaya, serta MRDS (17 tahun) dan MA (17 tahun), warga Pabean Cantikan, Surabaya.
Dia menambahkan bahwa salah satu dari remaja yang diamankan adalah seorang perempuan dibawah umur, yaitu Al.
"Salah satunya Al ini bahkan perempuan," tambahnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
