Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 April 2024 | 19.30 WIB

Pengelola Terminal Purabaya Sidoarjo Prediksi Puncak Arus Balik Gelombang Pertama Terjadi pada 14-15 April

Pemeriksaan bus jelang arus mudik Lebaran di Terminal Purabaya. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO) - Image

Pemeriksaan bus jelang arus mudik Lebaran di Terminal Purabaya. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

 
JawaPos.com - Libur panjang lebaran sudah hampir usai. Pengelola Terminal Purabaya memprediksi bahwa puncak arus balik gelombang pertama akan terjadi pada tanggal 14-15 April.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Purabaya, Ahmad Badik.
 
Prediksi puncak arus balik gelombang pertama di Terminal Purabaya tersebut mengingat 14-15 April merupakan dua hari terakhir masa libur panjang lebaran Idul Fitri 2024.
 
Terkait hal itu, pihaknya telah menyiapkannya sejumlah langkah antisipasi lonjakan saat puncak arus balik. Salah satunya dengan memaksimalkan posko-posko khusus untuk memantau situasi arus balik.
 
 
"Kalau arus balik biasanya lebih banyak, tapi tidak terlalu signifikan, selisihnya kira-kira sekitar 10 hingga 15 persen," katanya, seperti dikutip dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group) pada Sabtu (13/4).
 
Untuk memastikan keamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya Polresta Sidoarjo, Polsek Waru, Koramil, Babinsa, Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
 
Mereka juga telah menyiapkan tenaga kesehatan bagi para penumpang maupun kru yang membutuhkan bantuan medis saat periode arus balik lebaran.
 
Bahkan, Ahmad Badik mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang akan berjaga di semua titik pos yang berada di Terminal Purabaya selama 24 jam.
 
"Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa Perusahaan Otobus (PO), terutama untuk beberapa PO yang diprediksi nanti akan ada lonjakan penumpang seperti tujuan dekat-dekat," ujarnya.
 
 
Pengelola Terminal Purabaya sebelumnya juga sempat menambah armada bus hingga total 2.500 bus sebagai langkah antisipasi lonjakan arus mudik dan balik lebaran.
 
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar memastikan kesiapan fisik saat ingin melakukan perjalanan arus balik.
 
"Semakin banyak penumpukan orang tentunya semakin tinggi risiko tindak kejahatan, jadi masing-masing juga harus bisa menjaga diri dan barang-barang bawaan," tutupnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore