
Suasana arus mudik di Terminal Purabaya pada Selasa (17/3), terlihat penumpang tertib menunggu di ruang tunggu dan area peron. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Antusiasme mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Terminal Purabaya, Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo. Tiket bus dengan tujuan ke berbagai kota besar pun ludes diserbu pemudik sejak beberapa hari terakhir.
Humas Terminal Tipe A Purabaya, Sarah Abigail, mengatakan pihaknya telah menetapkan masa angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, mulai Jumat, 13 Maret 2026 dan akan berakhir pada Senin, 30 Maret 2026.
Selama periode tersebut, Terminal Purabaya menyiapkan 2,533 kendaraan bus, dengan rincian 1.129 Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 1.404 Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).
"Tujuan terbanyak yang favorit untuk AKDP ini Kediri, Tulungagung, Malang, dan Ponorogo. Kemudian untuk yang bus AKAP, tujuan favoritnya Solo, Jogja, dan Semarang," ucap Sarah kepada JawaPos.com, Selasa (17/3).
Ia menuturkan bahwa Lonjakan pemudik di Terminal Purabaya mulai terjadi sejak 13 Maret 2026 atau H-8 Lebaran. Setiap harinya, rata-rata penumpang yang datang maupun berangkat di terminal tersebut mencapai sekitar 45 ribu orang.
Dari pantauan JawaPos.com di lokasi sejak pukul 10.00 hingga 17.30 WIB, suasana di Terminal Purabaya tergolong ramai lancar. Tidak terjadi antrean penumpang yang mengular, seperti di Pelabuhan Gilimanuk.
Tak ada pemandangan saling dorong dan berdesakan. Calon penumpang justru tertib duduk di ruang tunggu sambil menjaga barang bawaan. Sebagian lainnya memilih menunggu lebih dekat dengan bus tujuan di area peron.
"Sebenarnya prediksi kami, puncak arus mudik di Terminal Bungurasih itu hari ini, karena besok kan sudah mulai tanggal merah, ya. Biasanya mulai ramai penumpang itu sore ke malam," imbuhnya.
Pada periode mudik Lebaran tahun ini, Terminal Purabaya menargetkan melayani 800 ribu penumpang. Jumlah ini meningkat sekitar 200 ribu dibanding tahun 2025 yang mencatat 600 ribu penumpang.
"Salah satu hal yang penting itu kesiapan armada. Kami selalu melakukan ramp check untuk memastikan armada yang beroperasi itu laik jalan, sehingga perjalanan mudik menjadi nyaman dan lancar sampai tujuan," tutup Sarah.
