
Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan di kawasan tambak di Keputih Surabaya.
JawaPos.com–Polrestabes Surabaya bersama Polsek Sukolilo melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan di kawasan tambak di Keputih Surabaya. Urutan rekonstruksi lebih kurang ada 12 adegan.
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara mengatakan, rekonstruksi berjalan lancar. Total ada 12 adegan dalam rekonstruksi yang dikawal tim gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukolilo.
”Di urutan rekonstruksi pertama, tersangka Seli Hadianto (SH) menyembunyikan celurit sebagai senjata tajam yang digunakan lima hari sebelum membunuh Mochamad Hudoyo (MH) di kawasan tambak Sukolilo Surabaya,” terang I Made Patera Negara kepada JawaPos.com.
Diketahui dari rekonstruksi, tersangka sempat bersembunyi di balik pohon untuk menunggu korban melintas. Ketika korban (MH) lewat, pelaku langsung membacok korban sekali dan mengenai dada bagian kiri.
Setelah senjata tajam pelaku menusuk dada kiri korban, tersangka mengejar korban yang lari. Korban melarikan diri dan tersangka khawatir aksinya diketahui, memutuskan untuk tidak melanjutkan pengejaran.
”Tersangka balik kanan dan menyembunyikan senjata tajam di samping tambak di kawasan Keputih Surabaya,” ujar I Made Patera Negara.
Sebelumnya, Polsek Sukolilo bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap misteri mayat bersimbah darah yang ditemukan di kawasan tambak di Jalan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya pada 18 Maret.
Pria berinisial MH tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan bersimbah darah di samping tambak Surabaya. terdapat luka terutama di bagian dada. Penemuan jasad MH sempat membuat gempar masyarakat sekitar. Karena kematian MH dinilai begitu tragis.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pihaknya sempat mengalami kendala saat mengevakuasi jasad MH. Posisi MH berada jauh dari permukiman dan memasuki area tambak yang tak bisa dijangkau mobil.
”Sempat ada kendala, karena situasinya tidak memungkinkan pakai mobil dan jalan kaki sekitar 6 km di titik ditemukannya korban. Setelah itu tim turun dan penyelidikan, diyakini SH (tersangka) lari di Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Pati, Lereng Gunung Argopuro, Kabupaten Jember,” kata Hendro.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
